Usir Tokek hingga Bantu Dokter Operasi, Cerita Petugas Damkar Mataram

2026-01-12 17:00:51
Usir Tokek hingga Bantu Dokter Operasi, Cerita Petugas Damkar Mataram
MATARAM, - Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Mataram tak hanya bertugas memadamkan api. Banyak laporan masyarakat yang meminta bantuan petugas Damkar, mulai dari menangkap ular masuk rumah, mengusir biawak, mengambil kucing yang tersangkut di pohon, hingga memotong cincin."Kita potong cincin paling sering di sini sudah banyak sekali, karena dari Lombok Barat, Lombok Tengah juga ke sini. Sehari kadang 2-3 sehari kalau cincin ini," kata Komandan Peleton 3 Damkar Mataram, Marzuki, Rabu . Baca juga: Dari Evakuasi Katak, Kerjakan PR, hingga Cari Suami yang Hilang, Damkar Magetan Layani Masyarakat meski Personel TerbatasBahkan ada pula masyarakat yang meminta bantuan untuk mengusir tokek yang masuk ke dalam rumah. "Kadang-kadang tokek juga, kan banyak orang takut sama tokek mereka lapor juga. Kan minta tolong, jadi kita selalu membantu apa pun masalahnya ya ujung-ujungnya dia minta tolong ke Damkar," kata Marzuki. Kejadian terbaru adalah membantu warga menangkap ular piton sepanjang 2 meter lebih yang ditemukan di dalam Pasar Pagutan, Kota Mataram pada Rabu pagi. "Ularnya kita tangkap dan diserahkan ke BKSDA," kata Marzuki. Kejadian paling tidak terduga yang ditangani Petugas Damkar Mataram terjadi pada 19 Agustus 2025. Saat itu petugas menerima laporan dari keluarga pasien yang meminta tolong untuk melepaskan tangan pasien yang masuk ke dalam mesin penggilingan daging. Petugas Damkar langsung ke RSUD NTB dan melihat kondisi tangan pasien yang tersangkut dalam mesin penggiling daging. Baca juga: Curhat Petugas Damkar: Mobil Bersirene Nyaring, Pengendara Tetap Tak Beri Jalan"Jadi dia mau dipotong (diamputasi) tangannya di rumah sakit karena sudah enggak bisa dikeluarin, akhirnya keluarganya minta tolong hubungi Damkar," kata Marzuki. Petugas Damkar yang saat itu sedang piket akhirnya ikut masuk ke ruang operasi rumah sakit bersama dokter dan petugas medis untuk membantu memotong alat penggiling daging."Petugas Damkar disuruh masuk ruang operasi untuk motong penggilingan daging di ruang operasi," kata Marzuki. Dengan menggunakan serkel petugas lalu memotong alat penggilingan daging dan berhasil mengeluarkan tangan pasien.Meski jari pasien sedikit bengkok dan luka karena tersangkut mesin penggiling daging, namun tangan pasien tersebut selamat dan tidak jadi diamputasi. 


(prf/ega)