Pertamina Target Laba Bersih 2025 Rp 54 Triliun, Bakal Setor Dividen Terbesar dari Semua BUMN

2026-01-12 05:20:49
Pertamina Target Laba Bersih 2025 Rp 54 Triliun, Bakal Setor Dividen Terbesar dari Semua BUMN
JAKARTA, - PT Pertamina (Persero) menargetkan bisa mengantongi laba bersih sebesar 3,3 miliar dollar AS atau setara Rp 54 triliun (kurs Rp 16.396 per dollar AS) di sepanjang 2025. Target ini naik dari laba bersih di 2024 yang sebesar 3,13 miliar dollar AS atau setara Rp 49,54 triliun. Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri mengatakan, peningkatan laba itu didukung dengan pendapatan perseroan yang diproyeksi mencapai 68 miliar dollar AS atau setara Rp 1.127 triliun di tahun ini. "Di tahun 2025, Pertamina diproyeksikan akan membukukan pendapatan sebesar Rp 1.127 triliun, dengan capaian laba bersih 3,3 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 54 triliun," ujarnya dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XII DPR RI, Senin .Baca juga: Rosan Sebut Dividen BUMN Bisa Capai Rp 140 Triliun Tahun Ini Lebih lanjut, ia menuturkan, Pertamina telah memberikan kontribusi ke kas negara hingga September 2025 sebesar Rp 262 triliun, melalui penerimaan pajak, penerimaan negara bukan pajak (PNBP), serta dividen. Secara rinci, setoran pajak sebesar Rp 159,2 triliun, PNBP sebesar Rp 79,7 triliun, dan dividen sebesar Rp 23 triliun. "Ini dividen terbesar di antara seluruh BUMN Indonesia," ucap Simon. Selain itu, dari sisi operasional, Pertamina terus berupaya menjaga kinerja produksi minyak dan gas bumi (migas). Produksi migas tercatat setara 1 juta barrel minyak ekuivalen per hari (boepd) dan yield kilang mencapai 84 persen hingga Oktober 2025. "Capaian ini menunjukkan improvement bukan hanya jargon. tetapi komitmen Pertamina dalam menjaga ketahanan energi dan memberi nilai terbaik bagi Indonesia menuju Indonesia Emas 2045," pungkas Simon. Baca juga: Dikritik Purbaya, Danantara Jelaskan Alasan Dividen BUMN Dipakai Beli SBNSebelumnya, Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia Rosan Roeslani menyebut dividen dari seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bisa mencapai Rp 140 triliun pada tahun ini.Nilai itu naik signifikan dari jumlah dividen BUMN pada 2024 yang sebesar Rp 85,5 triliun, maupun dari tahun 2023 yang sebesar Rp 81, 2 triliun."Dividen kita kurang lebih itu pada tahun ini mencapai Rp 140 triliun, walaupun kita terima secara bertahap," ujar Rosan dalam acara HIPMI-Danantara Business Forum 2025 di Kempinski Grand Ballroom, Jakarta, Senin lalu.Rosan bilang, dalam 5 tahun ke depan, dividen perusahaan pelat merah yang disetorkan ke Danantara bisa mencapai Rp 750 triliun. Dividen ini akan digunakan untuk berinvestasi di berbagai sektor."Untuk perhitungan gampang mungkin jadi Rp 150 triliun, kalau kita kali lima berarti nilainya Rp 750 triliun, itu dalam 5 tahun ke depan yang kita bisa investasikan," kata Rosan.Baca juga: Danantara Tambah Modal Citilink, Sebagian untuk Bayar Utang ke Pertamina


(prf/ega)