Ketua DPRD Luwu Timur Alami Kecelakaan, Fortuner Terperosok ke Drainase

2026-01-12 03:45:03
Ketua DPRD Luwu Timur Alami Kecelakaan, Fortuner Terperosok ke Drainase
LUWU TIMUR,  – Ketua DPRD Luwu Timur, Ober Datte (48), mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Towuti, pada Rabu malam.Mobil Toyota Fortuner yang ia kemudikan terperosok ke drainase akibat silau lampu kendaraan lain dari arah berlawanan.Kasat Lantas Polres Luwu Timur, IPTU Agusnawan, mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 20.00 Wita saat korban mengemudi dari arah Lioka menuju Wawondula.“Peristiwa itu bermula ketika mobil Toyota Fortuner bernomor polisi DP1289G yang dikemudikan Ober Datte bergerak dengan kecepatan sedang,” ujarnya.Baca juga: Pemuda Hilang Setelah Lompat ke Air Terjun Kembar Luwu Timur, Pencarian Libatkan PenyelamSaat melintas di Jalan Ahmad Yani, pandangan pengemudi tiba-tiba terhalang sorotan lampu kendaraan lain yang belum diketahui identitasnya.“Karena silau, pengemudi Fortuner berusaha menghindar dengan membanting setir ke kiri. Mobil kemudian keluar badan jalan dan masuk ke dalam drainase,” kata Agusnawan.Akibat insiden itu, Ober Datte mengalami luka terbuka di kepala sebelah kanan.Ia segera dievakuasi ke Rumah Sakit Primaya Sorowako untuk mendapatkan penanganan medis.“Kondisi korban masih stabil. Korban dalam keadaan sadar saat dibawa ke rumah sakit. Tim medis sudah memberikan perawatan awal,” ujarnya.Baca juga: Bawa Badik dan Busur Sambil Pakai Topeng Tengah Malam, Pemuda di Luwu Timur DitangkapToyota Fortuner yang dikemudikan korban mengalami kerusakan pada beberapa bagian.“Lampu depan sebelah kiri pecah, bumper depan kiri penyok, serta bodi kiri kendaraan mengalami deformasi. Total kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 5 juta,” jelas Agusnawan.Setelah kejadian, Unit Laka Lantas Polres Luwu Timur langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara.“Penyelidikan tetap dilakukan untuk mencari kendaraan yang menyebabkan gangguan pandangan tersebut,” tuturnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Lebih lanjut, Purwadi menyampaikan arahan terkait reformasi birokrasi dari Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan birokrasi harus semakin responsif dan tidak mempersulit masyarakat.Birokrasi juga diminta memiliki komitmen yang kuat terhadap efektivitas alokasi anggaran dan pemberantasan korupsi serta kebocoran anggaran.“Sebab, tanpa integritas, tidak mungkin kita membangun birokrasi yang dipercaya publik,” ungkapnya. Baca juga: Menteri PANRB Rini Raih Penghargaan Adibhakti Sanapati 2025 dari BSSNPerlu diketahui, mulai 2023, Kementerian PANRB mendorong pelaksanaan evaluasi Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Mandiri di sejumlah kementerian/lembaga.Sampai saat ini, penilaian tersebut diperluas pada 19 kementerian/lembaga (K/L) dan lima pemerintah provinsi termasuk Mahkamah Agung (MA).Purwadi juga memberikan apresiasi kepada MA yang telah menunjukkan upaya memperkuat integritas ke tahap yang lebih matang. “Capaian ini merupakan buah dari kerja keras, komitmen dan keteladanan dalam menjaga integritas serta meningkatkan mutu layanan kepada masyarakat,” katanya.Dia menyampaikan, untuk menjaga keberlanjutan reformasi birokrasi, diperlukan upaya untuk memastikan langkah-langkah ke depan berjalan dengan konsisten, menyeluruh, dan semakin berdampak.Baca juga: Menteri PANRB Dukung Badan Narkotika Nasional Akselerasi Program P4GNPertama, pembangunan zona integritas harus terus diperluas. Kedua, pemanfaatan digitalisasi proses peradilan perlu ditingkatkan. Ketiga, memperkuat mekanisme pengawasan dan pencegahan korupsi. Keempat, kualitas sumber daya manusia (SDM) peradilan harus terus ditingkatkan secara berkelanjutan serta perlu kolaborasi yang berkelanjutan.Prestasi tersebut bukan hanya untuk keberhasilan administratif, tetapi wujud inspirasi bagi satuan kerja lain untuk terus melakukan perbaikan dan memperkuat budaya kerja yang berkualitas.“Saya berharap, upaya ini menjadi pemicu bagi lahirnya lebih banyak perubahan konkret yang memberi dampak nyata bagi masyarakat,” jelasnya. Baca juga: Target Penempatan 500.000 PMI pada 2026, Menteri PANRB Siap Dukung Penguatan Kelembagaan Kementerian P2MI

| 2026-01-12 03:37