BANDUNG, KOMPAS. com — Pemerintah Kabupaten Bandung mulai mematangkan rencana relokasi bagi warga yang tinggal di kawasan rawan banjir di Bojongsoang dan Citereup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. Dua wilayah itu selama bertahun-tahun menjadi langganan banjir karena berada di antara pertemuan Sungai Citarum dan Sungai Cikapundung.Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan, relokasi akan menyasar warga dari dua RW di Desa Bojongsoang (RW 9 dan RW 10) serta dua RW di Desa Citereup yang kondisi lingkungannya disebut “serupa Cijagra”, kawasan yang hampir setiap musim hujan terendam banjir. Baca juga: 26 Perumahan Antre Izin di Bandung Barat, Pemkab Perketat Kajian LingkunganDengan demikian, total ada empat RW yang masuk tahap awal rencana relokasi.“Lokasi-lokasi ini memang sudah bertahun-tahun selalu kebanjiran. Cijagra itu terhimpit oleh dua sungai. Maka setiap musim hujan pasti terdampak,” ujar Dadang saat ditemui di Kantor Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Rabu . Menurut Dadang, keputusan relokasi itu merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi antara Pemkab Bandung, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Kampus IPDN, Jatinangor.Dalam rapat itu, pemerintah provinsi menyetujui penyediaan biaya kontrakan sementara bagi warga yang akan direlokasi.Baca juga: 360 KK Warga Bandung Terima Bantuan Uang Kontrakan Rp 10 Juta “Pak Gubernur memberikan solusi sementara berupa kontrakan dulu. Sambil itu, kami bersama Dinas SDA mempersiapkan relokasi ke lokasi yang benar-benar aman dari banjir,” kata Dadang.Ia menegaskan, relokasi tidak dilakukan secara terburu-buru.Pemerintah masih menyusun teknis penempatan warga, apakah mereka akan memilih lokasi secara mandiri atau ditempatkan di area yang disiapkan pemerintah.Skema pendanaan dan penataan lahan juga tengah dibahas. “Nanti apakah langsung perseorangan mencari lokasi sendiri atau ada proses penempatan oleh pemerintah, itu sedang kami bahas. Yang penting lokasinya aman, bukan langganan banjir,” ujar Dadang.Baca juga: Dedi Mulyadi Sebut Bandung Sudah di Bawah Permukaan Laut: Tangani Banjir Tak Cukup Keruk SungaiSosialisasi kepada warga di empat RW terdampak telah dilakukan.Menurut Dadang, pertemuan bersama kepala desa dan camat memastikan bahwa masyarakat mulai menerima opsi relokasi sebagai solusi jangka panjang.“Warga sudah kami kumpulkan kemarin. Kalau ada tambahan data, nanti akan kami sampaikan ke Pak Kadis SDA dan Pak Gubernur,” katanya.
(prf/ega)
Hunian Rawan Banjir, Ratusan Warga Bojongsoang dan Citereup, Bandung Akan Direlokasi
2026-01-12 13:48:59
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 14:33
| 2026-01-12 14:15
| 2026-01-12 14:07
| 2026-01-12 12:42
| 2026-01-12 12:03










































