Difabel Ikut Berlari, Beri Pesan Menyentuh di Brimob Run 2025 Polda Riau

2026-01-16 00:16:40
Difabel Ikut Berlari, Beri Pesan Menyentuh di Brimob Run 2025 Polda Riau
Gelaran Brimob Run 8K 2025 yang diselenggarakan oleh Brimob Polda Riau dimeriahkan ribuan peserta. Acara ini tak hanya menjadi sarana olahraga, namun membawa pesan pentingnya pelestarian alam.Salah satu sorotan penting tahun ini adalah keikutsertaan tim penyandang disabilitas yang turut mengambil bib number di Mako Brimob Polda Riau.Mereka datang dengan penuh semangat dan menyerahkan secarik pesan sederhana namun menyentuh. "Kami dari Tim Penyandang Disabilitas mengucapkan terima kasih. Kami mengirim doa tim. Terima kasih Pak Kapolda," ujar tim difabel dengan bahasa isyarat saat mengambil BIB di Mako Brimob Polda Riau.Kehadiran mereka disambut hangat oleh personel Brimob, menunjukkan bahwa Brimob Run 2025 adalah event inklusif yang memberikan ruang bagi siapa pun untuk berpartisipasi dan merayakan semangat olahraga.Salah satu anggota tim difabel Yuli Hermawati mengungkapkan rasa bangganya dapat ikut ambil bagian."Kami senang bisa dilibatkan. Kami siap berlari!," katanya.Mengusung tema "Brimob Presisi untuk Lestari," event lari yang dipusatkan di Mapolda Riau ini menantang setiap peserta yang wajib tampil dalam grup beranggotakan delapan orang untuk tidak hanya berlari, tetapi juga menyampaikan pesan.Brimob Run 8K menjadi implementasi konkret dari kebijakan Green Policing yang dicanangkan Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan. Kebijakan ini mendorong agar setiap kegiatan kepolisian memberikan dampak positif bagi alam dan membangun budaya peduli lingkungan.Peserta dituntut untuk tampil kreatif dengan kostum yang mengangkat isu-isu mendesak, seperti isu lingkungan dan kemanusiaan.Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Riau, Kombes I Ketut Gede Adi Wibawa, menyebut event ini sebagai momentum penting untuk memperkuat kepedulian terhadap bumi."Ini bukan sekadar lari biasa, tetapi ajang edukasi dan gerakan sosial untuk merawat bumi dan memperkuat kebersamaan masyarakat. Brimob Run 2025, berlari untuk bumi, berlari untuk kesetaraan," ujarnya.Selain lomba lari, kreativitas peserta juga diapresiasi melalui kompetisi kostum bertema lingkungan, budaya, serta konten video kreatif dengan total hadiah jutaan rupiah.Peserta Brimob Run 8K menempuh rute sepanjang 8 kilometer dengan start dan finish yang dipusatkan di Mapolda Riau. Selain medali sebagai bentuk apresiasi, setiap peserta juga berkesempatan memenangkan doorprize melalui nomor bib yang mereka peroleh.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 12 Tahun 2025 yang mengatur Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) yang ditanggung pemerintah untuk kendaraan listrik tertentu.Namun, penghentian insentif diprediksi membuat penjualan BEV pada tahun depan melambat.“Tentu itu akan merubah penjualan mobil listrik, apalagi saat ini kondisi ekonomi kita masih menantang. Penggerak roda industri otomotif kan pada middle income class,” ujar Yannes saat ditemui belum lama ini.Meski begitu, Yannes menekankan bahwa pasar kendaraan elektrifikasi secara keseluruhan belum tentu melemah.“Total segmentasi BEV kemungkinan akan melambat, tetapi pertumbuhan kelak akan digerakkan BEV rakitan lokal ya,” lanjutnya.Meski begitu, Yannes menilai pasar kendaraan elektrifikasi secara keseluruhan belum tentu melemah. Segmen hybrid electric vehicle (HEV) diperkirakan akan tumbuh, karena menawarkan kombinasi efisiensi bahan bakar tanpa kekhawatiran jarak tempuh.“Segmentasi HEV akan sangat subur, karena konsumen rasional akan memilih HEV sebagai safe haven. Efisiensi BBM ada, range anxiety nol,” ujar Yannes.Ia menambahkan, untuk menjaga momentum pertumbuhan kendaraan listrik, peran kelas menengah menjadi kunci.“PR kita pertama adalah menaikkan middle income class kita. Ekonomi tolong buktikan bisa tembus 5,4 persen tahun ini dan 6 persen di tahun depan,” kata Yannes.Baca juga: Mobil Listrik Indonesia: BYD Dominasi, Jaecoo dan Wuling Bersaing/Adityo Wisnu Mobil hybrid Rp 300 jutaan“Dan janji di 2029 tercapai, yaitu 8 persen. Itu baru kita bisa belanja dengan enak lagi,” tutupnya.Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil berbasis baterai sepanjang 2025 mencatat pertumbuhan signifikan.Dari Januari hingga November 2025, wholesales BEV telah mencapai 82.525 unit, naik 113 persen dibanding periode sama tahun lalu.Segmen PHEV juga mencatat lonjakan luar biasa, meningkat 3.217 persen menjadi 4.312 unit, sementara mobil hybrid mengalami pertumbuhan 6 persen, dari 53.986 unit pada periode sama tahun lalu menjadi 57.311 unit.

| 2026-01-16 21:43