Warganya Tewas Ditikam di Tepi Barat, Israel Tembak Mati 2 Remaja Palestina

2026-02-05 15:30:45
Warganya Tewas Ditikam di Tepi Barat, Israel Tembak Mati 2 Remaja Palestina
Seorang warga Israel tewas ditikam dalam serangan yang didalangi warga Palestina di wilayah Tepi Barat pada Selasa waktu setempat. Dua remaja Palestina yang menjadi pelaku serangan itu telah ditembak mati oleh tentara Israel.Tiga warga Israel lainnya mengalami luka-luka dalam serangan pisau tersebut.Serangan mematikan itu, seperti dilansir AFP, Rabu , terjadi di Persimpangan Gush Etzion, sebuah persimpangan yang terletak di antara sejumlah area permukiman Israel di jalan utama selatan dari Yerusalem menuju Hebron.Militer Israel, dalam pernyataannya, mengatakan pihaknya merespons "serangan penabrakan dan penikaman". Disebutkan juga bahwa tentara-tentara Israel telah "menyingkirkan dua teroris di lokasi kejadian" dan bahwa "bahan peledak ditemukan di dalam kendaraan mereka".Magen David Adom, semacam Palang Merah Israel, mengatakan dalam pernyataan terpisah bahwa seorang pria tewas dengan luka tikaman pada tubuhnya. Militer Israel menyebut pria yang tewas sebagai warga sipil. Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Saar, menyebut pria yang tewas berusia 71 tahun.Otoritas pemukiman Israel, Kiryat Arba, yang ada di dekat Hebron, Tepi Barat, mengidentifikasi pria yang tewas sebagai salah satu penduduknya yang bernama Aharon Cohen.Paramedis dan pasukan medis militer Israel juga merujuk tiga korban luka ke dua rumah sakit di area Yerusalem. Salah satu korban luka, yang berjenis kelamin perempuan, disebut dalam kondisi serius. Sedangkan dua korban luka lainnya, seorang pria dan seorang remaja laki-laki, dalam kondisi sedang.Pusat Medis Hadassah di Yerusalem, dalam pernyataan terpisah, menyebut wanita yang menjadi korban luka menderita luka tembak pada tubuh bagian bawah dan sedang menjalani operasi. Media lokal melaporkan bahwa wanita itu kemungkinan ditembak oleh pasukan keamanan Israel yang menargetkan para pelaku. Sementara Otoritas Urusan Sipil Palestina mengidentifikasi dua pelaku serangan sebagai Imran al-Atrash dan Walid Sabbarna, yang sama-sama berusia 18 tahun dan berasal dari Hebron. Dikatakan Otoritas Urusan Sipil Palestina bahwa militer Israel "menahan jenazah mereka".Kelompok Hamas dan Jihad Islam memuji para pelaku penyerangan tersebut."Serangan heroik dengan menabrakkan mobil dan melakukan penikaman... merupakan respons alami terhadap upaya-upaya (Israel) untuk menghancurkan perjuangan Palestina dan meningkatnya agresi yang dilakukan oleh pasukan pendudukan dan para pemukim di Tepi Barat dan Yerusalem," kata Hamas.Lihat juga Video: Israel Tembak Mati 4 Warga Palestina di Tengah Gencatan Senjata Ramadan[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Hans Patuwo bukan sosok baru di lingkungan GoTo. Ia telah bekerja hampir delapan tahun di ekosistem Gojek, GoPay, dan GoTo. Ia bergabung dengan Gojek pada 2018 sebagai Chief Operating Officer, dengan fokus pada penguatan operasional dan ekosistem mitra driver.Pada 2021, Hans dipercaya memimpin unit bisnis yang kemudian berkembang menjadi GoTo Financial. Di posisi tersebut, ia mengawasi peluncuran layanan pinjaman dan pengembangan aplikasi GoPay, yang kini menjadi salah satu platform fintech terbesar di Indonesia.Baca juga: KPPU Denda TikTok Rp 15 Miliar Karena Telat Lapor Akuisisi TokopediaAwal 2024, Hans ditunjuk sebagai Chief Operating Officer GoTo dan bertanggung jawab atas strategi grup serta proyek migrasi cloud perusahaan. Perannya kembali diperluas pada Juli 2025, ketika ia dipercaya sebagai Presiden On-Demand Services.Sebelum bergabung dengan Gojek, Hans memiliki pengalaman internasional dengan bekerja di Amerika Serikat, China, dan Singapura. Ia juga pernah menjabat sebagai Partner di firma konsultan manajemen global McKinsey.YouTube.com/Gojek Goto, layanan Gojek dan Tokopedia.Penunjukan CEO baru ini terjadi di tengah sorotan pasar terhadap arah strategis perusahaan hasil merger antara Gojek dan Tokopedia itu.Berdasarkan laporan Bloomberg, saham GoTo tercatat naik sekitar 20 persen sepanjang kuartal ini di Bursa Efek Indonesia, mengungguli kinerja sejumlah perusahaan ride-hailing dan pengantaran global.Kenaikan saham tersebut terjadi menjelang Rapat Umum Pemegang Saham yang menjadi momen penting bagi arah strategis perusahaan, termasuk persetujuan pengangkatan Hans Patuwo sebagai CEO baru.Meski saham GoTo menguat, valuasi perusahaan masih jauh dari masa awal IPO. Kapitalisasi pasar GoTo kini berada di bawah 5 miliar dollar AS, turun drastis dari puncaknya yang sempat menembus 30 miliar dollar AS pada 2022.

| 2026-02-05 14:54