Pramono Ungkap Penyebab MRT Gangguan: Korsleting akibat Pohon Tumbang

2026-01-11 06:21:52
Pramono Ungkap Penyebab MRT Gangguan: Korsleting akibat Pohon Tumbang
JAKARTA, – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap penyebab gangguan operasional MRT Jakarta pada Kamis .Gangguan tersebut dipicu korsleting listrik setelah dahan pohon tumbang dan mengenai instalasi listrik MRT di dekat Ratu Plaza.“MRT mengalami gangguan, salah satu penyebabnya karena aliran listrik yang di atas itu kena pohon (tumbang) yang dekat dengan Ratu Plaza. Itu kan naik, kemudian kena pohon, menyebabkan korsleting,” ucap Pramono saat ditemui di kawasan SMP Negeri 15 Jakarta Selatan, Kamis.Baca juga: MRT Jakarta Hanya Layani Stasiun Lebak Bulus-Blok M akibat Pohon TumbangPramono memperkirakan proses perbaikan membutuhkan waktu tiga hingga empat jam dan ditargetkan selesai pada sore hari. Untuk sementara, MRT beroperasi terbatas pada lintasan pendek dari Pondok Labu–Blok M hingga ASEAN.“Untuk waktu yang diperlukan untuk perbaikan kurang lebih 3-4 jam. Mudah-mudahan nanti sore sudah berjalan normal. Tapi sekarang ini untuk loop pendek dari apa Pondok Labu sampai dengan Blok M, sampai dengan ASEAN sudah bisa dilakukan,” lanjut dia.Sebelumnya, layanan MRT Jakarta mengalami gangguan operasional sekitar pukul 11.00. Gangguan ini membuat perjalanan penumpang terhambat, terutama pada jam sibuk pagi, hingga memicu banyak keluhan di media sosial.“PT MRT Jakarta (Perseroda) menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para pelanggan akibat gangguan operasional yang terjadi pada hari ini," ujar Kepala Divisi Corporate Secretary PT MRT Jakarta (Perseroda), Rendy Primartantyo.Baca juga: Atap Lintasan MRT Jakarta Tertimpa Pohon Tumbang, Begini KondisinyaRendy mengatakan tim operasional dan teknis MRT Jakarta masih melakukan penanganan untuk memastikan layanan dapat kembali normal secepat mungkin.Hingga berita ini ditayangkan, layanan MRT masih terhenti. Sejumlah penumpang mengeluhkan perjalanan yang tertunda, terutama karena gangguan listrik terjadi saat mereka hendak berangkat kerja.Dalam video yang beredar di media sosial, beberapa penumpang bahkan dievakuasi dari kereta dan harus menelusuri terowongan MRT untuk keluar.


(prf/ega)