Guru SD di Tegal Tewas Dirampok saat Jadi Sopir Taksi Online, Jasad Ditemukan di Hutan Jati

2026-01-12 05:21:39
Guru SD di Tegal Tewas Dirampok saat Jadi Sopir Taksi Online, Jasad Ditemukan di Hutan Jati
— Nasib tragis menimpa Kusyanto (46), seorang guru SD di Kota Tegal yang tewas dalam dugaan perampokan dan pembunuhan saat mencari penghasilan tambahan sebagai sopir taksi online.Jasadnya ditemukan tak bernyawa di hutan lindung Perhutani KPH Balapulang, Desa Songgom, Kabupaten Brebes, Senin .Korban diketahui merupakan warga Kelurahan Keturen, Kecamatan Tegal Selatan, dan sehari-hari mengajar sebagai wali kelas 2 di SDN Kalinyamat Wetan 03.Untuk memenuhi kebutuhan keluarga, Kusyanto yang berstatus sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) juga bekerja sebagai pengemudi taksi online.“Iya, sambilan jadi sopir online. Sehari-hari memang guru,” kata Iva, kerabat korban, saat ditemui di Desa Tegalwangi, Selasa .Baca juga: Kronologi Guru SD di Tegal Jadi Korban Perampokan, Ditemukan Tewas di HutanMenurut keluarga, pada Minggu , Kusyanto berpamitan untuk mencari penumpang. Namun, ia tidak pernah kembali. Keesokan paginya, tubuhnya ditemukan di area bekas tempat penimbunan kayu (TPK) Perhutani.Malam sebelumnya, warga melihat mobil korban melaju kencang masuk dan keluar kawasan hutan jati saat hujan deras. Dugaan kuat mengarah pada kasus perampokan karena mobil, dompet, dan ponsel korban hilang dari lokasi kejadian.Pantauan Kompas.com, suasana duka mendalam terasa di rumah korban. Lusi Ervina Ervianti, istri Kusyanto yang juga berprofesi sebagai guru, tampak sangat terpukul.Ia terus memeluk dua anaknya yang masih duduk di bangku SMP dan SMA sambil melafalkan doa.Iva menuturkan bahwa almarhum dikenal sebagai pribadi ramah, disukai murid, dan sudah lama mengabdi sebagai guru honorer sebelum diangkat menjadi PPPK lima tahun lalu.“Beliau orangnya baik dan murah senyum. Disukai anak-anak,” ujarnya.Keluarga menyebut Kusyanto juga dijadwalkan mendapatkan perpanjangan masa tugas PPPK sebelum peristiwa tragis itu terjadi.Baca juga: Guru SD Asal Tegal Tewas Saat Nyambi Sopir Taksi Online, Polisi Tunggu Hasil OtopsiHingga kini, pihak kepolisian masih menunggu hasil otopsi untuk memastikan penyebab kematian Kusyanto. Otopsi dilakukan oleh Tim Labfor Polda Jateng bersama tim medis RSUD Brebes.Kepala Seksi Humas Polres Brebes, Iptu Indra Prasetyo, mengungkapkan bahwa pada tubuh korban ditemukan luka memar di bagian belakang kepala. Namun, penyebab pasti kematian masih menunggu hasil laboratorium.“Saat ini kami menunggu hasil otopsi karena kemarin sore sudah dilakukan otopsi dan masih nunggu hasilnya. Kalau luka memang ada titik memar, tapi untuk penyebab kematian sendiri masih harus menunggu hasil otopsi,” kata Indra, Selasa .


(prf/ega)