Jakarta Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) meneguhkan Politik Merawat Pertiwi yang digagas Ketua Umum Megawati Soekarnoputri, yang makin mendesak di tengah bencana ekologis dan banjir yang melanda.Sikap itu disampaikan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto dalam pidatonya pada pembukaan Konferda PDIP Provinsi Jambi, di Gedung Putih, Telanaipura, Minggu .Hasto didampingi Ketua DPP PDIP Bambang Wuryanto (Bambang Pacul), Ribka Tjiptaning, Bintang Puspayoga, dan Mercy C.H. Barends.Advertisement“Ibu Ketua Umum senantiasa memberikan instruksi harian kepada seluruh jajaran partai. Konteks bencana besar yang terjadi di Sumatra, dengan korban jiwa mencapai ratusan, membuktikan bahwa politik lingkungan yang selalu ditekankan Ibu Megawati melalui gerakan Merawat Pertiwi adalah suatu kebenaran,” kata Hasto dalam keterangannya.Dia mengkritik bahwa banyaknya bencana alam terjadi akibat kesalahan manusia, kesalahan kebijakan politik, dan tidak adanya supremasi hukum. “Pembalakan hutan terjadi di mana-mana dengan pembenaran kemanfaatan perekonomian, food estate, hingga hilirisasi industri. Alam sangat menderita, terjadi ketidakseimbangan ekosistem, diperparah oleh global warming. Akhirnya, kerusakan lingkungan menjadi ancaman bagi eksistensi umat manusia di muka bumi,” ujar Hasto.Menurut dia, PDIP menyerukan serangkaian langkah penyelamatan bumi, mulai hentikan penebangan pohon, lindungi hutan dan ekosistem kehidupan, selamatkan mata air sungai.Bagi PDIP, harus dikedepankan moratorium penebangan hutan serta penegakan hukum yang tegas agar tidak boleh lagi ada backing aparat yang melindungi praktik ilegal.
(prf/ega)
Ketum PDIP Megawati Teguhkan Politik Merawat Pertiwi di Tengah Bencana yang Melanda Sumatra
2026-01-12 10:41:58
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 11:09
| 2026-01-12 10:16
| 2026-01-12 10:03
| 2026-01-12 09:14
| 2026-01-12 08:52










































