Bukan Pinjam dari Bank, Ini Asal Duit Cash Rp 300 Miliar yang Dipamerkan KPK saat Konferensi Pers

2026-01-11 23:07:53
Bukan Pinjam dari Bank, Ini Asal Duit Cash Rp 300 Miliar yang Dipamerkan KPK saat Konferensi Pers
Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjelaskan, uang sebanyak Rp300 miliar yang dipamerkan pada 20 November 2025 bukan dipinjam memakai uang bank. uang itu berasal dari rekening penampungan lembaga antirasuah tersebut yang dititip di bank.“KPK tidak menyimpan uang-uang sitaan maupun rampasan di Gedung Merah Putih ataupun di rupbasan (rumah penyimpanan benda sitaan negara). Maka, KPK menitipkannya ke bank, dan ada yang namanya rekening penampungan,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada para jurnalis di Jakarta, Jumat .Budi menyampaikan pernyataan tersebut untuk meluruskan kesimpangsiuran di tengah masyarakat yang menyebut KPK meminjam uang dari bank agar bisa memamerkan Rp300 miliar.Advertisement“KPK bukan meminjam uang tersebut dari bank. Namun, uang itu memang merupakan barang rampasan KPK yang dititipkan pada rekening penampungan,” katanya.Dia menegaskan, uang tersebut merupakan hasil rampasan kasus dugaan korupsi dalam investasi fiktif di lingkungan PT Taspen (Persero) atas nama terdakwa Ekiawan Heri Primaryanto yang telah memperoleh putusan berkekuatan hukum tetap dari Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.“KPK menunjukkan fisik uang tersebut sebagai bentuk transparansi sebagaimana KPK juga sering kali menunjukkan barang bukti dalam sebuah kegiatan tertangkap tangan, maupun barang-barang rampasan yang dikelola dan dirawat secara apik di rupbasan,” ujarnya.Sebelumnyam jaksa Eksekusi KPK, Leo Sukoto Manalu sempat menyebut uang tersebut dipinjam KPK ke BNI Mega Kuningan senilai Rp 300 miliar."Kita minjam tadi pagi jam 10. Peminjaman uang ini, masih bisa komunikasi dengan BNI Mega Kuningan, mohon dipinjamin uang Rp 300 miliar," ujar Leo kepada awak media di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, seperti dikutip Jumat .Usai meminjam untuk dipamerkan, Leo memastikan uang itu dikembalikan lagi ke pihak BNI."Jadi uang ini kami pinjam dari BNI Mega Kuningan dan jam 4 sore kita akan kembalikan lagi uang ini," jelas Leo.Soal pengamanan, Leo memastikan, aparat penegak hukum mengawal dengan ketat dari mulai peminjaman hingga dikembalikan."Jadi kalau masalah pengamanan kita sudah amankan dari pejalanan dari sana ke sini. Kita juga dibantu pengamanan dari kepolisian," ujar Leo.


(prf/ega)