Sekolah di Langkat Buka Pangkas Rambut Gratis buat Korban Banjir

2026-01-12 05:24:19
Sekolah di Langkat Buka Pangkas Rambut Gratis buat Korban Banjir
- Memangkas rambut juga menjadi kebutuhan tersendiri bagi para pengungsi banjir di Sumatera Utara.Di tengah musibah banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Langkat, MAN 1 Langkat membuka layanan pangkas rambut gratis bagi warga terdampak banjir.Layanan pangkas gratis itu tersedia di posko pengungsian banjir MAN 1 Langkat. Madrasah binaan Kemenag ini sejak awal banjir pada 26 November 2025 menampung ratusan warga dari berbagai desa terdampak.Sejak pagi, warga mengantri untuk mendapatkan layanan pangkas rambut. Anak-anak hingga orang dewasa memanfaatkan kesempatan ini, mengingat keterbatasan fasilitas yang mereka alami selama berada di pengungsian.Baca juga: Syarat Masuk SMA Global Darussalam Academy Yogya, Ada Beasiswa Kepala MAN 1 Langkat, Sugiono, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari aksi kemanusiaan dan pengabdian sosial madrasah kepada masyarakat.Menurutnya, bencana banjir tidak hanya berdampak pada kebutuhan pangan dan tempat tinggal, tetapi juga pada aspek kebersihan dan kenyamanan para pengungsi.Rambut yang rapi dan bersih diharapkan dapat membantu menjaga kesehatan sekaligus meningkatkan rasa percaya diri warga di tengah kondisi sulit.“Melalui layanan pangkas gratis ini, kami ingin berbagi dan meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak banjir. Ini adalah wujud kepedulian dan empati dari keluarga besar MAN 1 Langkat,” ujar Sugiono dilansir dari laman Kemenag.Baca juga: Wajib Belajar 13 Tahun, Pemerintah Akan Bangun PAUD di Tiap DesaSalah satu warga pengungsi mengaku sangat terbantu dengan layanan ini. Ia menyampaikan terima kasih kepada pihak madrasah yang peduli terhadap kondisi para pengungsi.Menurutnya, layanan pangkas gratis ini mungkin terlihat sederhana, namun memiliki makna besar bagi warga yang sedang mengalami kesulitan.“Kami sudah beberapa hari di pengungsian. Dengan adanya pangkas gratis ini, kami merasa lebih segar dan diperhatikan,” katanya.ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/YU BANJIR SUMBAR: Sejumlah warga berjalan di antara potongan kayu gelondongan yang bertumpuk di pantai Air Tawar, Padang, Sumatera Barat, Jumat . Sampah kayu gelondongan itu menumpuk di sepanjang pantai Padang pasca banjir bandang beberapa hari terakhir. Baca juga: Sosok Fitri, Dosen UGM Raih Anugerah Ilmuwan Muda Terbaik 2025Posko pengungsian MAN 1 Langkat sempat dikunjungi Presiden Prabowo Subianto beserta jajaran menteri dan pemerintah daerah.Mereka menyalurkan bantuan berupa kebutuhan warga penyintas selama di pengungsian, baik air bersih, tenda pengungsian, dapur umum, layanan kesehatan, sembako dan perlengkapan sekolah bagi warga terdampak banjir.Pihak madrasah berharap kegiatan sosial ini dapat menginspirasi berbagai pihak untuk turut serta membantu korban bencana sesuai dengan kemampuan masing-masing.Baca juga: Menag Pastikan Mahasiswa PTKIN Terdampak Banjir Sumatera Tidak Putus KuliahSugiono menyampaikan, melalui kegiatan tersebut, MAN 1 Langkat tidak hanya menjalankan fungsi pendidikan formal, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kepedulian sosial, gotong royong, dan empati kepada para siswa.Di tengah musibah banjir yang melanda, kehadiran layanan pangkas gratis ini menjadi simbol solidaritas dan harapan bagi warga yang sedang berjuang memulihkan kondisi kehidupan mereka.


(prf/ega)