Apple Siapkan Fitur Komunikasi Satelit Baru di iPhone, Tak Cuma untuk Darurat

2026-01-11 22:56:02
Apple Siapkan Fitur Komunikasi Satelit Baru di iPhone, Tak Cuma untuk Darurat
- Apple dilaporkan tengah menyiapkan peningkatan besar pada fitur komunikasi satelit di perangkat iPhone.Raksasa teknologi asal Cupertino ini berencana memperluas kemampuan konektivitas satelit agar iPhone tidak hanya bisa digunakan untuk keadaan darurat, tetapi juga untuk berbagai aktivitas sehari-hari.Laporan ini pertama kali diungkap oleh jurnalis Bloomberg, Mark Gurman, dalam buletin Power On terbarunya.Gurman menyebut, Apple berencana menghadirkan lebih banyak fitur berbasis satelit, termasuk kemampuan mengirim foto dan mendukung jaringan 5G NTN (non-terrestrial network) yang memanfaatkan satelit untuk memperluas jangkauan sinyal seluler.Baca juga: Fitur SOS iPhone Selamatkan Pendaki Cidera di Ketinggian 3.000 MeterDengan dukungan tersebut, pengguna di wilayah terpencil tanpa koneksi seluler atau Wi-Fi nantinya bisa tetap terhubung dengan layanan Apple, termasuk menggunakan Apple Maps untuk navigasi.Selain itu, Apple juga dikabarkan sedang mencari cara agar koneksi satelit bisa berlangsung lebih alami. Alami di sini maksudnya pengguna tidak perlu mengarahkan iPhone ke langit seperti pada fitur komunikasi darurat.Artinya, perangkat iPhone berpotensi tetap terhubung ke jaringan satelit bahkan di dalam ruangan atau area dengan pandangan langit terbatas.Di sisi pengembang, Apple juga disebut tengah menyiapkan Application Programming Interface (API) baru yang memungkinkan pengembang aplikasi pihak ketiga memanfaatkan koneksi satelit untuk berbagai layanan.Baca juga: Bukti Baru Fitur SOS di iPhone 14 Bukan Gimmick SemataApple sendiri pertama kali memperkenalkan komunikasi satelit di iPhone lewat fitur pesan darurat (SOS) pada 2022. Apple kemudian merilis fitur tambahan dengan menghadirkan kemampuan berkirim pesan teks (bukan pesan darurat) via Satelit melalui pembaruan iOS 18.Namun, kemampuan berkirim SMS dengan bantuan satelit ini baru tersedia di beberapa negara saja, seperti AS yang didukung oleh operator T-Mobile.T-Mobile sebelumnya sudah bekerja sama dengan Starlink untuk menguji coba layanan direct-to-cell selama beberapa waktu lalu. Kegiatan uji coba tersebut juga sudah mendapatkan perizinan dari Komisi Komunikasi Federal AS (FCC). Di Indonesia sendiri layanan direct-to-cell Starlink belum tersedia. 


(prf/ega)