Ringkasan berita: - Trafik internet global terus menunjukkan tren kenaikan sepanjang 2025.Berdasarkan laporan terbaru Cloudflare bertajuk "2025 Cloudflare Radar Year in Review", lalu lintas internet dunia tumbuh 19 persen dibandingkan tahun lalu. Artinya, makin banyak orang yang mengakses internet sepanjang tahun ini.Tahun ini juga, Google dilaporkan masih menjadi layanan internet paling dominan di dunia. Google masih mendominasi di tengah pesatnya perkembangan AI dan persaingan dengan OpenAI.Cloudflare sendiri merupakan penyedia infrastruktur internet yang menyediakan perlindungan dari serangan siber sekaligus memastikan situs tetap berjalan saat trafik tinggi.Baca juga: Google Sebar Fitur Terjemahan untuk Semua Earbud AndroidLayanan ini digunakan oleh banyak perusahaan global, termasuk platform besar X (Twitter), Zoom, ChatGPT, Shopify, Sora, Truth, Clalude, Canva, dan masih banyak lagi.Dalam beberapa waktu belakangan, Cloudflare sempat beberapa kali down dan menyebabkan sejumlah layanan internet tumbang (down).Freepik Ilustrasi internet. Jepang mencetak rekor baru untuk kecepatan internet, kecepatannya 4 juta kali lebih cepat dibandingkan rata-rata kecepatan internet broadband di Amerika Serikat.Cloudflare mencatat, lonjakan pada paruh kedua tahun ini menjadi pola yang berulang, meski pada 2025 kenaikannya terjadi sedikit lebih lambat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.Trafik internet sendiri merujuk pada lalu lintas data yang terjadi saat pengguna mengakses berbagai layanan online, mulai dari membuka mesin pencari (search engine), media sosial, hingga streaming video dan aplikasi pesan instan.Setiap aktivitas tersebut melibatkan proses pengiriman dan penerimaan data, sehingga semakin sering orang terhubung ke internet, semakin besar pula trafik yang tercipta.Tahun ini, trafik internet naik 19 persen. Dengan pertumbuhan tersebut, trafik internet global tahun ini bahkan melampaui capaian 2024 yang berada di angka 17 persen.Cloudflare melihat peningkatan trafik di 2025 ini mencerminkan makin tingginya ketergantungan orang-orang terhadap internet, baik untuk bekerja, belajar, hiburan, hingga aktivitas berbasis kecerdasan buatan (AI).Dalam laporannya, Cloudflare menggunakan rata-rata trafik harian pada pekan kedua Januari 2025 sebagai titik awal pengukuran. Perhitungan ini dilakukan setelah aktivitas internet kembali normal usai libur akhir tahun.Secara tren, pertumbuhan trafik internet sepanjang 2025 tidak terjadi secara merata. Dari Januari hingga pertengahan April, trafik cenderung stagnan atau hanya naik tipis.
(prf/ega)
Riset: Google Masih Rajai Internet Dunia
2026-01-12 05:08:38
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:15
| 2026-01-12 04:21
| 2026-01-12 04:20
| 2026-01-12 04:09
| 2026-01-12 03:28










































