PERISTIWA politik yang terjadi di Bulgaria baru-baru ini, patut dicermati secara serius. Ketika ribuan pemuda Bulgaria, mayoritas tergolong ke dalam Generasi Z, melancarkan demonstrasi masif yang berujung pada pengunduran diri Perdana Menteri Rosen Zhelyazkov dan keruntuhan kabinetnya, dunia menyaksikan manifestasi kekuatan politik baru yang cukup terkonsolidasi dengan baik dari Generasi Z.Peristiwa ini bukan sekadar pergantian kekuasaan, tapi “penanda zaman” yang mengindikasikan perubahan mendasar dalam dinamika politik secara global.Gejolak di ibu kota negara Sofia dan kota-kota besar Bulgaria lainnya adalah hasil akumulasi kekecewaan yang telah lama membara di alam bawah sadar generasi muda di"Negeri Kuntum Mawar"; sebutan lain untuk Bulgaria, yang terkenal karena memproduksi minyak mawar berkualitas tinggi.Sebagai negara anggota Uni Eropa “termiskin” sekaligus dengan tingkat korupsi yang sangat tinggi, Bulgaria sejatinya sudah lama terjebak dalam lingkaran setan tata kelola pemerintahan yang sangat buruk.Bagi Generasi Z di sana, yang menyaksikan kolega sebaya mereka terpaksa beremigrasi ke negara-negara Eropa Barat demi peruntungan yang lebih baik, skandal korupsi, penyelewengan dana dari Uni Eropa, dan impunitas para elite politik bukanlah sekadar berita biasa.Bagi mereka, semua itu adalah penghalang struktural yang telah merampas harapan masa depan mereka.Penguasa dan generasi jadul yang bobrok, tengil dan anyir, demikian kira-kira celoteh kalangan tersebut terhadap penguasa di sana.Baca juga: Rakyat yang Tangguh di Saat Birokrasi LumpuhJika dilihat secara parsial, memang pemicu langsung yang memantik api kemarahan Gen Z Bulgaria adalah proposal anggaran kontroversial dari pemerintah, termasuk proposal kenaikan iuran jaminan sosial, yang dianggap oleh para pemuda sebagai beban baru yang sangat tak adil.Namun jika dilihat secara mendalam, akar masalahnya jauh lebih fundamental dari itu, yakni frustrasi terhadap jejaring Oligarki yang sudah merasuki ranah Digital (Oligarki digital), sebuah sistem di mana elite politik (tua) semakin terputus dari realitas hidup rakyatnya, tapi justru berusaha menggunakan dominasi teknologi untuk mempertahankan status quo.Gerakan protes ini, dengan slogan tajam berbunyi, "Anda membuat marah generasi yang salah," memiliki keunggulan fundamental yang membedakannya dari protes generasi sebelumnya.Generasi Z dengan piawai memanfaatkan platform media sosial seperti TikTok, Instagram, dan Telegram tidak hanya untuk menyebarkan informasi, tetapi juga untuk mengatur dan mengkurasi narasi protes secara “real-time”.Kemampuan digital ini berhasil memotong jalur media tradisional yang seringkali berada di bawah kendali oligarki.Gerakan Gen Z di dalam lima tahun terakhir terbukti telah berhasil memperlihatkan satu hal yang sangat jelas bahwa mereka nyatanya berhasil mengubah media sosial dari sekadar ruang sosialisasi menjadi infrastruktur revolusi.Mereka tidak hanya berbagi konten, tapi juga memproduksi momentum. Dalam hemat saya, gambaran tersebut sangat tepat menggambarkan bagaimana kecepatan mobilisasi algoritmik Gen Z Bulgaria menjadi faktor krusial dalam merobohkan koalisi politik di dalam pemerintahan.Pun secara emosional, sebagaimana sama-sama kita ketahui, Generasi Z sebenarnya juga tidak memiliki ikatan sejarah atau loyalitas terhadap elite politik pascaruntuhnya komunis di Bulgaria dan kawasan Eropa Timur.Bagi mereka, para politisi yang berkuasa saat ini hanyalah penghalang yang seharusnya sudah disingkirkan sejak lama, tak peduli latar belakang dan ideologinya apa.Ditambah lagi dengan kampanye dari Uni Eropa yang menekankan pentingnya Good Governance dan Clean Government, yang membuat Gen Z Bulgaria semakin memelihara ekspektasi tinggi atas akuntabilitas dan transparansi pemerintahan yang setara standar Eropa Barat, tak pelak pemerintah Zhelyazkov pun menghadapi tekanan dari dua arah sekaligus.Keberhasilan Gen Z Bulgaria ini menunjukkan pola yang mirip dengan beberapa momen 'Gen Z' lainnya.
(prf/ega)
Pesan dari Gen Z Bulgaria untuk Penguasa
2026-01-12 03:28:52
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 03:52
| 2026-01-12 03:30
| 2026-01-12 03:07
| 2026-01-12 01:49










































