Jakarta - Sebuah voice note berdurasi singkat mendadak muncul di grup WhatsApp keluarga. Suara itu lirih, napasnya terdengar terburu-buru."Gua enggak tahu lagi ya. Sumpah ini gua dah.. Gua udah enggak bisa ngapa-ngapain, Dea, guys. Maaf banget gua dah nggak tahu lagi nih," begitu bunyi pesan suara.Pengirimnya adalah Ervina (25), satu dari 22 orang karyawan di Gedung Terra Drone yang meninggal dunia.AdvertisementKeadaan itu diceritakan oleh Ferry, kakak kandung Ervina, di halaman Rumah Duka RS Polri pada Rabu . Di sampingnya, sang ayah, Endang Supandi, tak mampu menahan air mata yang terus jatuh.Ferry mencoba tampak tegar ketika menceritakan detik-detik keluarga menerima kabar nahas itu. Dia sedang berada di kantor ketika voice note itu muncul. Awalnya, Ervina hanya mengirim kabar ke salah satu kakaknya."Chat ke kakanya dia menginformasikan kalau kantornya kebakaran," ucap dia.Setelah itu barulah pesan suara tersebut muncul di grup keluarga besar. Rekaman itu, kata Ferry, dikirim langsung oleh Ervina. Bukan diteruskan siapa pun."Voice note dia langsung kirim di grup. Setelah itu saya ke TKP," kata Ferry.
(prf/ega)
Pesan Suara Terakhir Korban Sebelum Tewas Kebakaran Gedung Terra Drone: Saya Nggak Bisa Ngapa-ngapain
2026-01-11 23:24:54
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 23:40
| 2026-01-11 23:34
| 2026-01-11 23:29
| 2026-01-11 22:41










































