Optimisme VinFast: Pasar Mobil Listrik Naik Pesat di 2026

2026-01-12 06:04:51
Optimisme VinFast: Pasar Mobil Listrik Naik Pesat di 2026
JAKARTA, - Industri otomotif diproyeksikan mengalami penurunan cukup drastis pada 2025.Meski demikian, VinFast optimistis pasar mobil listrik akan membaik pada 2026.Baca juga: Impresi Awal Coba VinFast VF 7, Kabin LapangCEO VinFast Indonesia, Kariyanto Hardjosoemarto, menyatakan pihaknya tetap optimistis pasar mobil listrik akan meningkat pesat pada 2026. "Mungkin kalau total industri volume memang kami lihat masih moderat peningkatannya karena prediksi forecast Gaikindo tahun ini kan 780.000, kemungkinan tahun depan juga tidak bergerak banyak, mungkin kisaran 800.000 sampai 820.000, kalau itu forecast kami," ujar Kariyanto saat ditemui di VCreator Summit 2025 di Bali, Sabtu .ilhamkarim/kompas.com Vinfast Limo Green.Namun, menurut Kariyanto, komposisi atau kontribusi pasar mobil listrik dipastikan akan meningkat secara pesat.Ia menambahkan, pada akhir 2025, kontribusi mobil listrik sekitar 13 persen.Baca juga: Sepak Terjang VinFast Dua Tahun di IndonesiaPihaknya yakin pada 2026, kontribusi tersebut bisa melampaui 20 persen dari total industri volume.ilhamkarim/kompas.com Penampakan VinFast Minio Green di area GJAW 2025 memicu spekulasi peluncuran city car listrik mungil tersebut."Jadi, kami tetap optimistis bahwa industri mobil listrik masih akan terus berkembang. Karena kalau kita lihat kan memang tahun ini juga pertumbuhan kurang lebih di kisaran angka tersebut. Tahun depan pun prediksi pemerintah juga kurang lebih di kisaran yang sama," kata Kariyanto."Tetapi, kan kita melihat fenomena yang sangat istilahnya baik. Tahun lalu itu kontribusi mobil listrik dari total industri volume hanya kurang lebih 4,9 persen. Tahun ini meningkat pesat ke level 12 persen bahkan sampai mungkin 13 persen di akhir tahun ini," ujar Kariyanto.Sejumlah faktor mendukung pertumbuhan pasar kendaraan listrik, di antaranya penambahan model, harga yang terjangkau, serta infrastruktur yang terus berkembang.Meskipun demikian, insentif untuk mobil listrik impor tidak lagi dilanjutkan mulai tahun depan.


(prf/ega)