Walkot Jakbar Uus Kuswanto Bakal Gantikan Marullah Jadi Sekda DKI

2026-02-03 05:00:58
Walkot Jakbar Uus Kuswanto Bakal Gantikan Marullah Jadi Sekda DKI
Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto bakal dilantik jadi Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov DKI Jakarta hari ini. Hal itu dilihat dari banyaknya karangan bunga ucapan selamat untuk Uus yang terpajang di Balai Kota.Pantauan detikcom di Balai Kota Jakarta pada Senin (1/12/2025), tampak berjejer karangan bunga ucapan selamat untuk Uus Kuswanto. Ucapan selamat itu datang dari berbagai kalangan seperti Kepala Dinas, jajaran DPRD DKI hingga jajaran BUMD DKI Jakarta."Selamat dan sukses atas dilantiknya Bapak Uus Kuswanto sebagai Sekretatis Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta," tulis karangan bunga tersebut.Sementara itu, Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Kevin Wu, membenarkan soal Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto akan dilantik menjadi Sekda."Benar, begitu informasi yang kami terima," kata Kevin wu saat dihubungi.Diketahui, Uus Kuswanto bakal menggantikan Sekda sebelumnya, Marullah Matali. Marullah Matali telah resmi pensiun pada 27 November 2025. Tonton juga video "Walkot Jakbar Buka Suara Seusai Diperiksa Dugaan Korupsi Disbud Jakarta"[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Sekretariat Satgas PASTI, Hudiyanto, mengatakan sejak IASC beroperasi pada 22 November 2024 hingga 11 November 2025, lembaga itu telah menerima 343.402 laporan penipuan. Laporan tersebut menunjuk 563.558 rekening yang terkait aktivitas penipuan, di mana 106.222 rekening telah diblokir.Dari keseluruhan laporan, total kerugian yang dilaporkan korban mencapai Rp 7,8 triliun, sementara upaya pemblokiran dana berhasil menahan Rp 386,5 miliar.“Sejak awal beroperasi di tanggal 22 November 2024 sampai dengan 11 November 2025, IASC telah menerima 343.402 laporan penipuan. Total rekening terkait penipuan yang dilaporkan ke IASC sebanyak 563.558 rekening dengan 106.222 rekening telah dilakukan pemblokiran,” ujar Hudiyanto lewat keterangan pers, Sabtu .Baca juga: Penipuan AI Deepfake Kian Marak, Keamanan Identitas Digital Diuji“Adapun total kerugian dana yang dilaporkan oleh korban penipuan sebesar Rp 7,8 triliun dengan dana yang telah berhasil diblokir sebesar Rp 386,5 miliar,” paparnya. Menurut Hudiyanto, angka-angka itu memperlihatkan sejauh mana pelaku memanfaatkan platform digital untuk menjerat korban, mulai dari pinjaman online alias pinjol ilegal hingga tawaran investasi palsu, sehinggga penindakan masif diperlukan untuk melindungi konsumen.Sebagai bagian dari penindakan, Satgas PASTI kembali memblokir 776 aktivitas dan entitas keuangan ilegal, yang terdiri atas 611 entitas pinjaman online ilegal, 96 penawaran pinjaman pribadi (pinpri), dan 69 tawaran investasi ilegal.

| 2026-02-03 03:35