LABUAN BAJO, - Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Timur (NTT) merespons adanya aktivitas tambang emas ilegal yang ditemukan Satuan Tugas (Satgas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Pulau Sebayur Labuan Bajo, pada Kamis .Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Candra mengatakan, pihaknya sudah mengecek ke lokasi di Pulau Sebayur pada akhir November 2025.Hasilnya, menurut Henry, tidak ditemukan aktivitas penambangan emas ilegal.“Tidak ada aktivitas tambang emas ilegal aktif, hanya bekas galian lama yang sudah ditutup beton,” kata Henry saat dikonfirmasi, Selasa .Baca juga: Anggota DPRD Desak Penegak Hukum Usut Tuntas Tambang Emas Ilegal di Pulau SebayurTerkait adanya dugaan oknum aparat yang membekingi tambangan tersebut, Henry memastikan bahwa Polda NTT bakal menindak tegas aktivitas tambang ilegal.“Dugaan keterlibatan oknum kami tangani serius dengan zero tolerance. Jika saudara memiliki bukti konkret (foto, video, saksi), silakan laporkan langsung ke Propam Polda NTT melalui aplikasi Propam Presisi, Website resmi propam.polri.go.id, atau datang langsung ke kantor Bid Propam Polda NTT,” ujarnya.Henry mengatakan, setiap laporan dijamin kerahasiaan identitas dan segera ditindaklanjuti.Sebelumnya diberitakan, Satgas KPK menemukan tambang emas ilegal di Pulau Sebayur Besar, Labuan Bajo.Penemuan itu menjadi perhatian publik karena letak Pulau Sebayur Besar tidak jauh dari kawasan Taman Nasional Komodo.Baca juga: KPK Temukan Tambang Emas Ilegal di Pulau Sebayur, DPRD: Dugaan Bekingan Harus DibukaKetua Satgas Koordinasi Supervisi Wilayah V KPK, Dian Patra, mengatakan, pihaknya mengetahui adanya tambang emas illegal di Pulau Sebayur Besar itu berdasarkan informasi dari masyarakat.“Kita mendapatkan informasi ada tambang emas di Pulau Sebayur, baru dengar saya kan. Kebetulan kita naik kapal, sekalian mampir di Sebayur Besar. Tapi enggak ada orang di sana, ketemu pipa-pipa besar, bekas digunakan,” kata Dian kepada wartawan di Labuan Bajo pada 29 November 2025.Menurut dia, KPK juga terkejut mendapati ada tambang emas ilegal di Pulau Sebayur, karena wilayah sekitar Taman Nasional Komodo.“Saya khawatir nanti dampak lingkungannya, Komodo satu-satunya yang ada di dunia, jangan sampai sudah ilegal, ada beking-beking, lingkungan rusak, pariwisata rusak,” ujar Dian.Baca juga: KPK Temukan Tambang Emas Ilegal di Pulau Sebayur Labuan Bajo, Lokasinya Tak Jauh dari TN Komodo
(prf/ega)
Polda NTT Cek Tambang Emas Ilegal di Pulau Sebayur Labuan Bajo: Tak Ada Aktivitas
2026-01-12 06:49:54
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:32
| 2026-01-12 04:57
| 2026-01-12 04:56
| 2026-01-12 04:29










































