Ke Sumbar, Menteri PU Jamin Perbaikan Jembatan Malalak Ditanggung APBN

2026-01-11 22:14:50
Ke Sumbar, Menteri PU Jamin Perbaikan Jembatan Malalak Ditanggung APBN
JAKARTA, - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menjamin perbaikan Jembatan Malalak di Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) ditanggung penuh pemerintah pusat melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) atas arahan langsung Presiden Prabowo Subianto.“Semua ditanggung oleh pemerintah pusat. Sesuai komitmen Bapak Presiden, penanganan bencana harus berorientasi pada pemulihan kehidupan masyarakat. Arahnya jelas, build back better, membangun kembali dengan lebih baik,” kata Dody saat mengunjungi wilayah terdampak banjir di Sumbar.Dody berpesan, perbaikan Jembatan Malalak harus memperhatikan terlebih dahulu dampak bagi masyarakat.Apabila perbaikan permanen akan dilakukan dengan estimasi waktu penanganan sekitar 8 bulan hingga 12 bulan tentu akan mengganggu keberlangsungan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat, terutama kelancaran distribusi logistik bagi warga di seberang sungai.Sehingga, dia menginstruksikan agar prioritaskan terlebih dahulu pembangunan jembatan bailey.Baca juga: Percepat Pemulihan Konektivitas Bireuen, Jembatan Bailey Dipasang“Maksudnya, kalau perbaikan langsung permanen butuh waktu, misalnya kalau kehidupan masyarakat terganggu dan logistik terputus, maka mau tidak mau harus dipasang Jembatan Bailey sementara agar aktivitas warga tetap berjalan,” tutur Dody.Sebagaimana diketahui, Kecamatan Malalak, Agam, Sumbar, dihantam banjir bandang, Rabu sore.Material lumpur bercampur kayu dan bebatuan dilaporkan menerjang permukiman warga.Juru Bicara Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar Ilham Wahab membenarkan kejadian tersebut.“Kita sudah dapat laporan tadi sore adanya banjir bandang yang melanda pemukiman warga di Malalak, Agam,” kata Ilham saat dihubungi Rabu , dikutip Kompas.com.Ilham mengatakan, pihaknya sudah menurunkan tim ke lokasi untuk memberikan bantuan.Dia menambahkan, Agam merupakan satu dari tiga belas kabupaten dan kota yang dilanda banjir dan longsor sejak Minggu .Wilayah lain yang terdampak adalah Padang, Padang Pariaman, Kota Solok, Pasaman Barat, Kota Pariaman, Bukittinggi, Padang Panjang, Tanah Datar, Pesisir Selatan, Kabupaten Solok, Pasaman dan Limapuluh Kota.Baca juga: Banjir Bandang Rusak Jembatan di Nagekeo, Bailey Dipasang Pekan DepanAgam telah menetapkan status tanggap darurat bencana sejak Selasa untuk masa 14 hari ke depan.


(prf/ega)