Gubernur Ahmad Luthfi Kerahkan Satgas Tangani Masalah Penambangan di Lereng Gunung Slamet

2026-01-11 03:51:53
Gubernur Ahmad Luthfi Kerahkan Satgas Tangani Masalah Penambangan di Lereng Gunung Slamet
SEMARANG, - Penambangan pasir dan batu di lereng Gunung Slamet menjadi sorotan dan dipermasalahkan warga.Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memerintahkan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membentuk Satuan Tugas (Satgas) untuk menangani persoalan ini.Ahmad Luthfi telah menerima aduan tersebut. Dinas ESDM diminta berkoordinasi dengan Polda Jateng, TNI, dan Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah untuk membentuk satgas.Hal itu disampaikan Luthfi saat rapat koordinasi persiapan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, pada Senin, ."Kita bentuk satgas penambangan yang isinya dinas kita, kepolisian, TNI, dan kejaksaan. Besok Dinas ESDM langsung buat surat ke Polda, Kodam, dan Kejaksaan (untuk tindak lanjut) agar tidak salah sasaran (dalam penanganan)," kata Luthfi dalam keterangan tertulis.Baca juga: Viral Citra Satelit Gunung Slamet, Pemkab Banyumas Akui Dampak Eksplorasi PLTPAhmad Luthfi menyebut, persoalan penambangan yang terjadi di lereng Gunung Slamet harus menjadi pembelajaran bagi seluruh bupati/wali kota lain yang memiliki wilayah penambangan dan galian C.Ia mengingatkan agar tidak ada yang coba-coba mengubah informasi tata ruang (ITR).Luthfi mengatakan, penertiban izin penambangan harus hati-hati dan perlu sosialisasi yang masif agar tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari."Benar-benar lakukan sosialisasi kepada masyarakat. Selama tidak berguna bagi nusa bangsa, tidak usah. Nanti timbul resistensi yang akan berkepanjangan,” kata dia.Baca juga: Gunung Slamet Diproses Jadi Taman Nasional, Ahmad Luthfi Tegaskan Larangan PenambanganDalam rakor tersebut, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono juga menyampaikan permasalahan yang saat ini menjadi sorotan terkait penambangan di wilayahnya.Pertama, di wilayah Cilongok yang berbatasan dengan Bumiayu.Di sana ada tambang gas bumi yang gagal, dan perusahaan yang bertanggung jawab terkait hal tersebut sudah tidak melanjutkan proyek. Sekarang perusahaan sedang fokus reboisasi di lahan tersebut.Kedua, tambang batu di daerah Baseh, Kedungbanteng, yang dipermasalahkan oleh masyarakat.Terkait tambang batu itu sudah ditutup sementara.Baca juga: [HOAKS] Gunung Slamet Erupsi pada 24 November 2025Ketiga, tambang pasir dan tanah di Gandatapa, Baturaden, yang juga bermasalah dengan masyarakat."Hari ini saya akan serahkan ke Gubernur terkait laporan penambangan di lokasi-lokasi itu. Cilongok sudah ditangani, Baseh dan Baturaden yang masih bermasalah," ujar Sadewo.


(prf/ega)