KUPANG, - Wali Kota Kupang Christian Widodo, menyebut, kepercayaan publik terhadap Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), meningkat hingga 80,1 persen dalam waktu delapan bulan pertama masa kepemimpinannya.Tak hanya itu, menurut dia, deretan prestasi nasional juga diraih sepanjang 2025. Mulai dari masuk 10 Besar Indeks Kota Toleran hingga penghargaan perencanaan pembangunan tertinggi dari Bappenas.Christian menyampaikan hal itu pada perayaan Natal bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kota Kupang, yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, Senin ."Capaian tersebut tidak terlepas dari penguatan nilai-nilai kekeluargaan dan semangat kebersamaan di lingkungan Pemerintah Kota Kupang," ujar Christian.Baca juga: Tanpa Sambutan Pemda, Dua Atlet Futsal Putri Peraih Perak SEA Games Tiba di KupangMenurut dia, kerja kolektif dan saling mendukung menjadi fondasi utama dalam menghadirkan perubahan yang dirasakan masyarakat.Sepanjang 2025, Kota Kupang juga meraih predikat Kota Damai dan Inklusif, serta menyabet Penghargaan TP2DD Terbaik Nasional atas keberhasilan percepatan dan perluasan digitalisasi daerah.Di tingkat regional, Pemkot Kupang dinobatkan sebagai pengelola Dana Transfer ke Daerah terbaik se-NTT dengan capaian nilai 94,17 persen.Selain itu, Kota Kupang untuk pertama kalinya menerima penghargaan dari Bappenas sebagai kota dengan progres perencanaan pembangunan tertinggi sejak penghargaan tersebut diselenggarakan satu dekade lalu.Puncak capaian tersebut tercermin dalam hasil survei kepuasan publik yang dilakukan Fisipol Universitas Nusa Cendana.Baca juga: Pura-pura Gadis padahal Istri Orang, Cinta Dunia Maya Bersemi Jadi Pemicu Keributan di KupangDalam kurun delapan bulan pertama masa kerja, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Pemkot Kupang mencapai 80,1 persen.“Capaian ini bukan sekadar angka, tetapi cermin dari kepercayaan masyarakat yang mulai tumbuh karena perubahan nyata di lapangan,” kata Christian Widodo.Meski demikian, dia menegaskan bahwa seluruh prestasi tersebut tidak boleh membuat jajaran Pemkot Kupang berpuas diri.Sebab, menurut Christian, tantangan masih besar dan membutuhkan semangat kebersamaan, saling mengingatkan, serta gotong royong sebagai satu keluarga besar Pemkot Kupang.Dia juga memberikan apresiasi kepada ASN atas kerja keras sepanjang tahun. Lalu, mengajak jajaran Pemkot memanfaatkan masa libur Natal dan Tahun Baru sebagai ruang untuk istirahat dan memulihkan diri.“Seperti spasi dalam sebuah kalimat, istirahat memberi makna dalam kehidupan. Liburlah dengan baik, agar saat kembali bekerja, kita hadir sepenuhnya dan melayani masyarakat dengan lebih sungguh,” ujarnya.Pada kesempatan yang sama, Pemkot Kupang turut menyerahkan bantuan sosial bagi rumah-rumah ibadah di Kota Kupang sebagai wujud kepedulian pemerintah sekaligus komitmen menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama.Baca juga: Tangis Ibu Prada Lucky di Lorong Pengadilan Militer Kupang: Natal Kali Ini Saya Tidak Punya Anak
(prf/ega)
Kota Kupang Masuk 10 Besar Kota Toleran, Kepercayaan Publik Capai 80 Persen
2026-01-12 06:31:43
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 06:19
| 2026-01-12 05:00
| 2026-01-12 04:51
| 2026-01-12 04:02










































