Kronologi Bripka Salman Tewas Ditikam Paman di Kendari, Melerai Pelaku yang Aniaya Istri

2026-01-11 23:10:53
Kronologi Bripka Salman Tewas Ditikam Paman di Kendari, Melerai Pelaku yang Aniaya Istri
- Seorang anggota Polri, Bripka Laode Abdul Salman (37), tewas mengenaskan setelah ditikam oleh pamannya sendiri, Junaido (43), di rumah keluarga mereka di Lorong Merak, Jalan Budi Utomo, Kelurahan Mataiwoi, Kecamatan Wua-Wua, Kota Kendari, Sabtu dini hari.Korban ditemukan tertungkup bersimbah darah sekitar pukul 01.30 WITA, hanya berjarak sekitar 10 menit dari Polresta Kendari.Peristiwa ini membuat warga sekitar geger dan meninggalkan duka mendalam, terutama bagi rekan-rekan korban di Polres Tolikara, Papua Pegunungan, tempat Bripka Salman bertugas.Korban berada di Kendari bukan untuk urusan pribadi. Ia datang sebagai pelatih paralayang, mendampingi atlet binaannya untuk mengikuti kompetisi.Baca juga: KPK Sebut 2 Penyuap Bupati Kolaka Timur Segera Disidang di PN Kendari“Korban ini merupakan pelatih atlet paralayang dan kedatangannya mengawal anak didiknya untuk bertanding,” ujar Kanit Resmob Subdit III Jatanras Polda Sultra, AKP Gayuh Pambudhi Utomo.Selama berada di Kendari, Bripka Salman menginap di rumah pamannya, Junaido, seorang ASN TNI Denbekang.Kronologi bermula sekitar pukul 00.00 WITA. Junaido pulang ke rumah dalam kondisi mabuk setelah piket di markas Denbekang.Di rumah, istrinya, HA (41), sedang beristirahat bersama anak mereka FI (20).Namun suasana berubah tegang karena J langsung terlibat cekcok dengan istri dan anaknya. HA kepada polisi mengatakan:“Terus dia mau tikam anaku,” ujar H.FI juga mengaku sempat melihat ayahnya memukul ibunya sebelum mengambil pisau dan mengejarnya keluar rumah.Mendengar keributan itu, Bripka LAS yang sedang beristirahat di salah satu kamar langsung terbangun.Ia keluar dan mencoba melerei pertengkaran. Bahkan ia sempat meminta FI keluar rumah untuk menyelamatkan diri.Baca juga: Terbongkar, Praktik SIM Palsu di Kendari untuk Tambang di Sulawesi TenggaraNamun niat baik itu justru berujung tragis. Junaido yang sudah tersulut emosi dan masih memegang badik tiba-tiba menyerang Salman.Korban mengalami 12 luka tusuk, di antaranya:


(prf/ega)