Tradisi Lempar Uang di Jembatan Sewo Indramayu Dilarang Saat Nataru

2026-01-12 04:41:36
Tradisi Lempar Uang di Jembatan Sewo Indramayu Dilarang Saat Nataru
INDRAMAYU, - Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Polres Indramayu mengingatkan pengendara yang melintas di Jalur Pantura untuk tidak melempar uang di Jembatan Sewo.Imbauan tersebut ditandai dengan pemasangan spanduk larangan melempar uang oleh Satlantas Polres Indramayu di sekitar Jembatan Sewo, yang merupakan perbatasan antara Kabupaten Indramayu dan Subang.Baca juga: Penyapu Koin di Jembatan Sewo Indramayu Kocar-kacir Dibubarkan PetugasKasat Lantas Polres Indramayu AKP Rizky Aulia Pratama menegaskan, larangan tersebut penting dipatuhi demi menjaga kelancaran arus lalu lintas sekaligus meminimalkan risiko kecelakaan, terutama saat volume kendaraan meningkat pada momen Nataru.“Larangan melempar koin atau uang di jembatan ini bukan semata soal ketertiban, tetapi demi keselamatan bersama. Aktivitas tersebut berisiko menimbulkan kecelakaan, baik bagi pengendara maupun warga di sekitar,” kata Rizky di Polres Indramayu, Sabtu .Selain kepada pengendara, Satlantas Polres Indramayu menaruh perhatian pada aktivitas penyapu koin yang kerap muncul di sekitar Jembatan Sewo.Aktivitas penyapu koin di Jembatan Sewo ini diketahui erat kaitannya dengan sebuah cerita rakyat kakak beradik Saedah dan Saeni yang begitu melegenda di wilayah setempat.Ada beberapa versi soal mitos tersebut yang diturunkan dari mulut ke mulut. Mereka di kisahkan sebagai orang miskin yang bertahan hidup menjadi pengemis.Ada pula yang menyebut Saedah dan Saeni merupakan penari ronggeng yang menjelma menjadi buaya di Jembatan Sewo. Hingga saat ini, legenda itu, masih dipercaya masyarakat.Adapun alasan pengendara melempar uang di Jembatan Sewo dipercaya bisa memberikan keselamatan saat melintas di Jalur Pantura, sebagian lagi percaya dengan melempar uang di Jembatan Sewo bisa membawa keberkahan dan keuntungan.Uang yang dilempar pengendara itu kemudian dimanfaatkan oleh warga untuk mengais rezeki dengan bermodal sapu.Meskipun kegiatan tersebut telah lama menjadi cara sebagian warga untuk mengais rezeki, Rizky menegaskan bahwa aktivitas berebut uang di badan jalan sangat membahayakan.Terlebih, saat momen Nataru tiba, aktivitas itu sangat mengganggu kelancaran lalu lintas.Baca juga: Penyapu Koin di Jembatan Sewo Indramayu Dibubarkan, Membahayakan dan Bikin MacetSebagai upaya pencegahan, Rizky telah memerintahkan anggotanya melakukan pendekatan secara humanis kepada warga yang biasa menyapu koin di sekitar jembatan.Mereka diminta untuk menghentikan aktivitas tersebut demi keselamatan bersama.“Mereka kami imbau agar tidak lagi melakukan aktivitas tersebut karena dapat membahayakan diri sendiri maupun pengendara yang melintas,” ujar Rizky.Menurutnya, pendekatan persuasif dan edukatif menjadi langkah utama yang ditempuh Satlantas Polres Indramayu agar warga memahami risiko dari aktivitas menyapu koin di jalan raya.Baca juga: Jelang Natal dan Tahun Baru, Bulog Indramayu Jamin Ketersediaan BerasPolisi juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib.“Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.Dengan pemasangan spanduk imbauan serta komunikasi langsung di lapangan, Rizky menegaskan bahwa aktivitas menyapu koin maupun melempar uang oleh pengguna jalan di Jembatan Sewo dilarang karena rawan menimbulkan kecelakaan.


(prf/ega)