Litbang "Kompas": Citra Positif dan Kepuasan Publik Terhadap Polri "Rebound"

2026-01-16 09:40:04
Litbang
JAKARTA, - Kepercayaan publik, citra positif, dan kepuasan publik terhadap Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mulai pulih. Hal ini terlihat dari hasil survei Litbang Kompas pada Oktober 2025.Berdasarkan hasil survei Litbang Kompas tersebut, 65,1 persen responden menyatakan kepuasan terhadap kinerja Polri.Peneliti Litbang Kompas, Yohanes Mega Hendarto menyebut, hasil survei Oktober tersebut memperlihatkan ada pemulihan terhadap kepercayaan masyarakat terhadap Polri.Pasalnya, hasil survei Litbang Kompas pada September 2025 mencatat tingkat kepuasan publik terhadap Polri sebesar 42,5 persen.“Setelah mengalami penurunan tajam akibat kerusuhan besar pada Agustus 2025, kepuasan publik terhadap Polri kembali menunjukkan kenaikan,” tulis Yohanes dikutip dari Kompas.id, Kamis .Baca juga: Putusan MK Tegaskan Polri Memang Harus Kembali ke KhitahKemudian, dari hasil survei yang sama pada bulan Oktober 2025, citra positif Polri meningkat mencapai 64,4 persen.Angka tersebut meningkat 19,9 persen dari hasill survei pada September 2025, yang sebesar 44,5 persen.Tak hanya citra positif dan kepercayaan publik yang meningkat, pada Oktober 2025, Litbang Kompas juga memotret bahwa tingkat kepercayaan publik terhadap polri mencapai 76,2 persen.Jumlah itu terdiri dari, 71,5 responden yang menyatakan percaya kepada Polri dan 4,7 persen yang sangat percaya kepada polri.Meskipun, Litbang Kompas juga mencatat ada 2,4 persen responden yang tidak percaya dan 2,4 persen responden yang sangat tidak percaya kepada Polri. Sedangkan 5,3 persen responden menjawab tidak tahu.Dengan demikian, Survei Litbang Kompas memotret bahwa ada peningkatan dari sisi citra positif, tingkat kepuasan dan kepercayaan publik terhadap Polri pada periode Oktober 2025.Baca juga: Menyoal Putusan MK, Polisi Aktif di Jabatan Sipil Harus Mundur atau Pensiun Termasuk Ketua KPKYohanes menyebut, hasil survei Litbang Kompas tersebut mengonfirmasi adanya hubungan antara citra, kepuasan, dan kepercayaan publik. Sebab, ketiganya bergerak pada satu pola yang menunjukkan bahwa persepsi terhadap kinerja berpengaruh terhadap tingkat kepercayaan lembaga.“Kenaikan ini merupakan bentuk pemulihan (rebound) dari titik terendah pada September 2025 karena publik merasa kecewa oleh insiden kekerasan dan jatuhnya korban jiwa dalam unjuk rasa menentang kebijakan DPR,” ujar Yohanes.Lebih lanjut, dalam analisisnya, Yohanes menulis bahwa ada hubungan antara peristiwa aktual dengan persepsi publik terhadap Polri.Hal itu dipaparkannya melalui tren hasil survei Litbang Kompas sepanjang Januari hingga Oktober 2025.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-01-16 09:20