Pengakuan Pembuat Patung Macan di Kediri, Sengaja agar Tak Takuti Anak-anak

2026-01-12 06:25:53
Pengakuan Pembuat Patung Macan di Kediri, Sengaja agar Tak Takuti Anak-anak
KEDIRI, - Wujud sebuah patung macan di Desa Balongjeruk, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri, Jawa Timur menuai sorotan. Sebab, patung macan hitam putih itu dinilai tidak mirip seekor macan. Pembuat patung tersebut bernama Suwari (60), warga Desa Balongjeruk, yang dulunya merupakan pelaku seni ludruk.Kepala Desa Balungjeruk, Safi'i menceritakan awal mula dirinya menyerahkan pembuatan patung tersebut kepada Suwari, yang selama ini juga dikenal biasa membuat aneka patung di sejumlah tempat tersebut.“Orangnya kan memang biasa bikin patung. Saya pribadi pernah melihat dia bikin patung burung rajawali di Desa Dungus. Menurut saya, hasil kreasinya itu cukup bagus,” ujar Safi'i pada Kompas.com, Sabtu .Baca juga: Kepala Desa Sebut Anggaran Patung Macan Mirip Zebra di Kediri dari Kocek PribadiSyafi'i mempercayakan kepada Suwari untuk membuat patung itu dengan anggaran Rp 3,5 juta. “Mulanya saya tanya dia berapa kisaran biayanya, jawabnya cukup Rp 2 juta saja sudah bisa dengan hasil bagus. Lalu total keseluruhan biaya Rp 3,5 juta,” kata dia. Suwari selaku pematung merasa sudah membuat patung tersebut sesuai dengan yang diinginkan kepala desa dan telah mengerahkan segenap kemampuannya untuk merealisasikannya.“Itu kan permintaan Pak Kepala Desa. Untuk membuat patung macan putih sesuai cerita desa. Sudah sesuai dengan gambar, hanya beda lorengnya. Di gambar kuning, di sini loreng putih disesuaikan cerita,” ujar Suwari pada wartawan.Ia juga membenarkan bahwa biaya pembuatan patung tersebut sebesar Rp 2 juta pada awalnya. Seluruh pengerjaannya dilakukan seorang diri tanpa bantuan siapa pun.“Saya borong kerja. Saya kerjakan sendiri selama 18 hari tanpa bantuan siapapun, termasuk kuli,” ucap dia.Baca juga: Heboh Patung Macan Putih di Kediri yang Mirip Zebra, Kades Beri PenjelasanAdapun perihal bentuk atau perwujudan, menurut Suwari, sengaja dibuat seperti itu karena sejumlah alasan, mulai dari ramah anak hingga ramah tamu pengunjung desa.“Mulutnya saya buat mingkem seperti itu memang agar tidak menakuti anak-anak. Apalagi lokasinya di pinggir jalan, kalau mulutnya mangap kesannya kayak mau menerkam orang saja,” ujar Suwari.Patung harimau di Desa Balongjeruk tersebut menyedot perhatian masyarakat karena wujudnya yang dianggap tidak proporsional.Penggambarannya dirasa melenceng dari sosok hewan yang selama ini dikenal sangat gagah dan berwibawa itu.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-01-12 04:47