Kronologi Insiden Penggembokan Pintu Keraton Surakarta dan Klarifikasi Pihak PB XIV Hamengkunegoro

2026-01-12 08:15:59
Kronologi Insiden Penggembokan Pintu Keraton Surakarta dan Klarifikasi Pihak PB XIV Hamengkunegoro
- Pintu Keraton Kasunanan Surakarta digembok pada Sabtu sore di tengah aktivitas konservasi Museum Keraton Surakarta.Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 15.00 WIB, saat puluhan pekerja dari Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X masih berada di lingkungan keraton.Penguncian pintu disertai permintaan agar para pekerja keluar dari kawasan keraton oleh sejumlah orang tak dikenal.Kejadian tersebut memicu perbedaan keterangan dari pihak pekerja BPK dan perwakilan Paku Buwono (PB) XIV Hamengkunegoro.Baca juga: Beda Jadwal dan Lokasi Peringatan 40 Hari Wafatnya Pakubuwono XIII di Tengah Dualisme Keraton SurakartaDilansir dari TribunJateng.com, Pelaksana dari BPK Wilayah X, Aldila Christian, menyampaikan bahwa pengusiran terjadi secara tiba-tiba ketika mereka masih menjalankan tugas konservasi.Menurut Aldila, sejumlah orang tak dikenal datang sekitar pukul 15.00 WIB dan meminta para pekerja meninggalkan area keraton.Ia mengaku tidak mengetahui alasan penguncian pintu tersebut dan tidak berani mempertanyakannya.Saat kejadian, terdapat sekitar 20 hingga 25 pekerja BPK Wilayah X yang masih berada di lingkungan Keraton Surakarta."(Pengusiran—Red) Itu masih jam kerja, kami kerja dari pukul 08.00-17.00," kata Aldila.Baca juga: Pascaperingatan 40 Hari Wafatnya PB XIII, Keraton Surakarta Bakal Gelar Upacara Adat di Tujuh Lokasi Ia menyebut, para pekerja saat itu masih melakukan pekerjaan konservasi museum karena jam kerja belum berakhir."Secara terburu-buru mereka mengunci semua pintu dengan gembok,” kata Aldila.“Jadi peralatan kami ada di dalam," sambungnya.Aldila menambahkan, pihak yang meminta mereka keluar terdiri dari laki-laki dan perempuan yang tidak dikenalnya."Ada yang pakai samir dan ada juga yang tidak," kata dia.Penggantian Gembok Disebut Dilakukan Pihak PB XIV Hamengkunegoro


(prf/ega)