Soroti Kasus Tragis Alvaro Kiano, Puan Maharani Pastikan DPR Ambil Langkah Konkret

2026-01-12 00:05:11
Soroti Kasus Tragis Alvaro Kiano, Puan Maharani Pastikan DPR Ambil Langkah Konkret
– Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Puan Maharani menegaskan bahwa pihaknya akan mengambil langkah konkret untuk menindaklanjuti kasus tragis Alvaro Kiano, bocah berusia 6 tahun yang hilang selama delapan bulan dan ditemukan tinggal kerangka di Tenjo, Kabupaten Bogor.Puan menyampaikan bahwa kasus tersebut merupakan situasi darurat yang harus ditangani secara serius oleh seluruh pihak terkait. Ia juga menyampaikan keprihatinan dan belasungkawa mendalam atas kejadian tersebut.“Kami sangat prihatin dan turut berbelasungkawa. Tentu saja, ini sudah merupakan situasi darurat yang memang harus ditanggapi secara saksama,” ujar Puan, dilansir dari laman dpr.go.id, Selasa .Hal tersebut disampaikan Puan dalam konferensi pers usai Rapat Paripurna di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa.Baca juga: Puan Desak Aparat Usut Tuntas Kasus Alvaro: Ini Tanggung Jawab NegaraIa menilai, penanganan kasus itu bukan hanya menjadi tanggung jawab keluarga atau sekolah, tetapi juga negara.“Kami akan meminta komisi terkait untuk menindaklanjuti kasus tersebut agar bisa ditangani secara komprehensif dan mengevaluasi untuk menghindari kasus serupa tidak terjadi kembali,” ujar politisi Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) itu.Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa turut menyoroti maraknya kasus kekerasan anak yang masih terjadi di Indonesia.“Kami akan minta Komisi III untuk mendorong hal tersebut, dan juga Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) bisa berkolaborasi dengan kepolisian untuk menangani berbagai kasus penculikan terhadap anak," pungkasnya.Seperti diketahui, Alvaro (6) dilaporkan hilang sejak Maret 2025. Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, Alvaro diculik dan dibunuh oleh ayah tirinya, Alex Iskandar, yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka.


(prf/ega)