Bocah 4 Tahun di Sidoarjo Hilang dari Kamar Kos, Ditemukan Meninggal di Sungai

2026-01-11 03:46:53
Bocah 4 Tahun di Sidoarjo Hilang dari Kamar Kos, Ditemukan Meninggal di Sungai
SIDOARJO, - Seorang anak perempuan berusia 4 tahun hilang dari kamar kos dan ditemukan meninggal di Sungai Buntung, Waru, Sidoarjo.Jenazah korban ditemukan warga dalam kondisi mengambang di aliran sungai dekat Pesantren Yatim At-Tauhid, Jalan Brigjen Katamso I.Kapolsek Waru Kompol Miftahul Amin menjelaskan, korban diketahui berinisial CAZ.Sebelum menghilang, korban bersama kedua orang tuanya tengah tidur di dalam kamar kos yang berada di Jalan Brigjen Katamso IV, Dusun Balongpoh, Desa Kedungrejo, Waru.Baca juga: Hindari Tindakan Kriminal, Petugas 24 Jam Keliling Terminal Purabaya Sidoarjo Selama NataruSaat siang hari, korban masih terlihat tidur bersama orang tuanya. Saat itu pintu kamar juga dalam kondisi terkunci."Sekitar pukul 12.00 siang, korban masih tidur bersama kedua orang tuanya di dalam kamar kos dan pintu dikunci dari dalam," ujarnya, Kamis .Namun, sekitar 2 jam kemudian, kedua orang tua CAZ mendapati bahwa anaknya tersebut sudah tidak ada lagi di dalam kamar kos.Lokasi kos itu memang berada di dekat aliran Sungai Buntung."Sekitar pukul 14.00 WIB, saat orang tua terbangun, korban sudah tidak berada di kamar dan pintu kos dalam kondisi terbuka," jelasnya.Baca juga: Masinis Jatuh ke Sungai Mahakam Ditemukan Meninggal di Kedalaman 9 MeterUsai dilakukan pencarian, akhirnya warga mendapati jenazah CAZ dalam keadaan mengambang dan sudah tidak bernyawa, di dekat jembatan Sungai Buntung tak jauh dari kos korban."Kami dapat info dari warga, yang menemukan jenazah korban, dalam keadaan mengambang dekat jembatan desa setempat," imbuhnya.Polisi yang menerima laporan segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) bersama tim INAFIS Polresta Sidoarjo.Setelah olah TKP, selanjutnya jenazah korban dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan visum."Setelah olah TKP oleh INAFIS, selanjutnya jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan visum," pungkasnya.Baca juga: Satu Pendaki Ilegal di Gunung Merapi Ditemukan Meninggal Usai Pencarian 4 HariHingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kematian korban dan menunggu hasil visum dari RS Bhayangkara Porong.


(prf/ega)