HONG KONG, - Mantan pemilik klub sepak bola Italia AC Milan, Yonghong Li, dinyatakan bangkrut.Perusahaan miliknya, yakni Rossoneri Sport Investment Co Ltd, menghadapi gugatan likuidasi yang diajukan oleh General Fantasy Limited, salah satu krediturnya.Sidang perkara ini dijadwalkan berlangsung pada 14 Januari 2026 pukul 09.30 waktu setempat di Pengadilan Tinggi Hong Kong.Baca juga: Ketua Suporter Garis Keras Inter Milan Bunuh Ahli Waris Mafia NdranghetaDikutip dari The Standard HK pada Selasa , perusahaan tersebut sebelumnya dikenal sebagai entitas yang digunakan Li untuk mengakuisisi AC Milan pada 2017 melalui konsorsium yang dipimpinnya.Namun, tak lama setelah akuisisi, perusahaan gagal memenuhi kewajiban pembayaran utang kepada lima perusahaan dana investasi.Sempre Milan pada Kamis melaporkan, tahun lalu para pemegang dana menuntut Li secara pribadi untuk membayar kembali utang sebesar 280 juta dollar AS (Rp 4,6 triliun).Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil sehingga mereka melanjutkan proses hukum dan mengajukan gugatan ke pengadilan.Pengadilan kemudian menetapkan Li dalam status pailit alias bangkrut.Dalam proses banding, Li berusaha membatalkan putusan tersebut dengan dua alasan: Tidak pernah menerima tuntutan pembayaran yang sah, dan jumlah utang yang ditagihkan kelirut dihitung.Akan tetapi, menurut putusan pengadilan yang diterbitkan, kedua argumen tersebut dinilai tidak berdasar.Hakim menyatakan bahwa jaminan yang ditandatangani Li menyebutkan secara tegas kewajibannya sebagai debitur utama.Oleh karena itu, permohonan tertulis untuk menolak atau menunda pembayaran dianggap tidak berlaku.Baca juga: Berlusconi Meninggal, Pendukungnya Pakai Bendera AC Milan dan Forza Italia di Luar RS“Bahkan jika terdapat perbedaan dalam perhitungan bunga atau catatan pembayaran, itu tidak mengubah fakta bahwa jumlah utang yang tersisa masih jauh melebihi 160 juta dollar AS (Rp 2,6 triliun), dan pihak debitur belum menunjukkan kemampuan untuk membayarnya,” tulis pengadilan dalam putusannya.Kondisi ini mendorong General Fantasy Limited mengajukan permohonan likuidasi terhadap salah satu perusahaan induk milik Li, yakni Rossoneri Advance Co. Limited, yang berbasis di British Virgin Islands.Permohonan tersebut telah dikabulkan dalam beberapa hari terakhir.Rossoneri Advance Co merupakan salah satu kendaraan investasi utama yang digunakan Li untuk mengendalikan AC Milan.Yonghong Li membeli AC Milan dari taipan media sekaligus mantan Perdana Menteri Italia, Silvio Berlusconi, pada 2017.Selama setahun masa kepemilikan Li, Milan belanja pemain secara jor-joran, tetapi tidak membuahkan trofi.Pada Juli 2018, kepemilikan Milan diakuisisi oleh Elliott Management, salah satu kreditur Yonghong Li.Baca juga: Sejarah Rivalitas AC Milan Vs Inter Milan, Satu Kota Beda Haluan
(prf/ega)
Mantan Pemilik AC Milan Yonghong Li Bangkrut, Gagal Bayar Utang Rp 4,6 T
2026-01-11 22:41:01
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 23:15
| 2026-01-11 22:01
| 2026-01-11 21:59
| 2026-01-11 21:32
| 2026-01-11 21:27










































