Harga Cabai di Semarang Makin Pedas, Warga: Rp 5 Ribu hanya Dapat 6 Lonjor

2026-01-12 16:41:20
Harga Cabai di Semarang Makin Pedas, Warga: Rp 5 Ribu hanya Dapat 6 Lonjor
SEMARANG, — Harga cabai di Kota Semarang, Jawa Tengah kembali meroket jelang Natal dan Tahun Baru 2025/2026.Warga, terutama ibu rumah tangga di Kecamatan Ngaliyan, mengeluhkan lonjakan harga yang membuat kebutuhan dapur semakin berat.“Beli Rp 5.000 hanya dapat 6 lonjor cabai,” kata Wulandari, warga Ngaliyan, saat dikonfirmasi, Rabu .Baca juga: Kisah Pilu Petani Aceh: Terobos Jalan Terjal, Jual Cabai Ganti BerasMenurutnya, kenaikan sudah terjadi sejak sepekan terakhir dan makin mahal mendekati tahun baru.Kondisi ini membuat warga tak berani membeli cabai dalam jumlah banyak.“Sekarang kalau beli cabai tak berani banyak-banyak,” ujarnya.Untuk menyiasati sambal yang biasanya pedas, Wulandari terpaksa menambah porsi tomat.“Sudah terbiasa lalapan dengan cabai. Mau bagaimana lagi,” ucapnya.Baca juga: Harga Cabai Rawit di Bandung Naik 30 Persen Jelang Natal dan Tahun BaruKeluhan serupa disampaikan Risma, warga Ngaliyan lainnya. Ia mengaku harus mengurangi belanja bumbu dapur karena harga cabai terus naik.“Kalau harga makin naik begini, mau enggak mau saya kurangi cabainya. Rasa masakan jadi beda,” ujarnya.Pedagang sayur keliling di Perumahan Palir, Retno, membenarkan bahwa harga cabai kini melambung tinggi.“Untuk cabai rawit Rp 100.000 per kilogram,” kata dia.Kenaikan ini membuatnya terpaksa menyesuaikan harga meski kerap diprotes pelanggan.“Serba salah sekarang. Naik semua, kalau tak dinaikkan rugi tapi banyak diprotes pembeli,” keluhnya.Baca juga: Harga Cabai di Sidoarjo Tembus Rp 100.000 per Kg, Pedagang Keluhkan Pembeli BerkurangDi Pasar Mijen, pedagang bernama Salsa mengatakan hal yang sama. Harga cabai rawit yang sebelumnya Rp 40.000 kini melonjak dua kali lipat menjadi Rp 80.000 per kilogram.“Cabai rawit tadinya Rp 40.000 sekarang naik jadi Rp 80.000 per kilogram,” ucapnya.Ia pun mengaku tak mengetahui pasti penyebab kenaikan harga ini.“Saya tak tahu. Pada naik semua,” katanya.


(prf/ega)