Cara Cek BLT Kesra 2025 November Lewat HP, Bantuan Cair Rp 900.000

2026-02-03 14:55:33
Cara Cek BLT Kesra 2025 November Lewat HP, Bantuan Cair Rp 900.000
– Pemerintah kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat atau BLT Kesra 2025 senilai Rp 900.000 kepada masyarakat berpenghasilan rendah. Bantuan ini diberikan untuk menjaga daya beli dan memperkuat ketahanan ekonomi keluarga di tengah tekanan ekonomi.Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan penyaluran BLT berlangsung mulai Oktober hingga Desember 2025 dan menyasar 35,04 juta keluarga penerima manfaat (KPM).“BLT Kesra 2025 akan diterima oleh 35.046.783 KPM. Jumlah ini lebih tinggi dari sebelumnya, dan bisa menjangkau sekitar 140 juta orang jika diasumsikan satu keluarga terdiri dari empat anggota,” kata Airlangga, dikutip dari laman Sekretariat Kabinet, Jumat .Baca juga: BLT Kesra Rp 900.000 Cair hingga Desember 2025: Begini Cara Cek PenerimanyaBLT Kesra adalah bantuan tunai tambahan dari pemerintah bagi masyarakat yang masuk kategori desil 1–4 dalam Data Sosial Ekonomi Nasional (DSEN).Bantuan ini berada di luar bansos reguler seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).Penyaluran dilakukan melalui dua mekanisme:BLT Kesra diberikan selama tiga bulan, yakni Oktober, November, dan Desember 2025, dengan total bantuan sebesar Rp 900.000. Mekanisme pencairan dilakukan sekaligus atau bertahap, tergantung kebijakan penyalur melalui bank Himbara maupun PT Pos Indonesia.Penyaluran bantuan dilakukan untuk tiga periode sekaligus, yaitu Oktober, November, dan Desember 2025, dengan nilai Rp 300.000 per bulan sehingga totalnya penerima mendapat Rp 900.000.Baca juga: Warga Pamekasan Jatim Keluhkan Antre Pengambilan BLT Kesra di Kantor Pos hingga 3 JamPenerima diminta rutin memantau saldo KKS atau menghubungi pendamping bansos untuk memastikan jadwal pencairan terbaru.Bantuan ini merupakan bagian dari langkah pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional menjelang akhir tahun.Penerima harus memenuhi kriteria berikut:Pengecekan status penerima dapat dilakukan melalui dua metode menggunakan HP, yaitu:Berikut cara cek lewat situs resmi cekbansos.kemensos.go.id:Baca juga: Mensos Sebut Penyaluran BLT Rp 900.000 Berjalan LancarDemikian informasi seputar cara cek penerima BLT Kesra Rp 900.000 lewat HP secara online di situs resmi Kemensos dan aplikasi Cek Bansos.Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Cara Cek BLT Kesra 2025 Lewat HP dan Situs Kemensos, Apakah Anda Terdaftar?


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Balai Gakkumhut Wilayah Jabalnusra telah melakukan penelusuran lapangan pada Minggu, 25 Oktober 2025. Titik yang diduga tambang ilegal berada di Desa Prabu, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, sekitar 11 km (±30 menit) dari Sirkuit Mandalika. Verifikasi awal menunjukkan tambang rakyat di APL ±4 hektare yang berbatasan dengan Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Prabu.Ekspansi sawit memperlihatkan bentuk lain dari keyakinan berlebihan manusia. Sawit dijanjikan sebagai motor ekonomi baru tetapi kita jarang bertanya mengapa keberhasilan ekonomi harus selalu diukur dengan skala penguasaan lahan.Dengan mengganti keanekaragaman hutan menjadi monokultur sawit manusia sedang menghapus ingatan ekologis bumi. Kita menciptakan ruang yang tampak hijau tetapi sebenarnya mati secara biologis. Daun daun sawit yang tampak subur menutupi kenyataan bahwa di bawahnya berkurang kehidupan tanah yang dulu kaya mikroorganisme.Kita menggantikan keindahan struktur alam dengan pola bisnis yang mengabaikan kerumitan ekologis. Sebuah bentuk kesombongan manusia yang percaya bahwa alam akan selalu menyesuaikan diri tanpa batas.Tambang adalah babak lain dari cerita yang sama tetapi dengan luka yang lebih dalam. Kawasan tambang yang menganga seperti tubuh bumi yang dipaksa menyerahkan organ vitalnya bukan karena kebutuhan manusia tetapi karena ketamakan ekonomi. Kita menukar keindahan hutan tropis dengan bongkahan mineral yang akan habis dalam beberapa tahun.Kita merusak sungai yang mensuplai kehidupan masyarakat setempat demi bahan baku industri global. Namun politik pembangunan sering memandang aktivitas tambang sebagai harga yang wajar untuk kemajuan nasional. Dalam kenyataan sesungguhnya tambang meninggalkan ruang kosong yang tidak bisa sepenuhnya pulih bahkan setelah beberapa generasi.Baca juga: Mengapa Perkebunan Sawit Merusak Lingkungan?Inilah ironi dari proyek kemajuan yang terlalu yakin pada dirinya sendiri. Ia lupa bahwa bumi memiliki daya dukung yang terbatas dan bahwa setiap luka ekologis akan kembali menghantam manusia. Jika kita melihat seluruh fenomena ini dengan lensa filsafat sains maka krisis lingkungan Indonesia bukan semata masalah teknis tetapi masalah epistemologis.Kita salah memahami posisi kita dalam alam. Kita bertindak seolah lebih tahu daripada alam sendiri. Kita percaya bahwa teknologi mampu mengatasi semua masalah padahal teknologi hanya memberikan solusi pada sebagian kecil dari apa yang kita rusak.

| 2026-02-03 15:40