4.000 Karton Wafer dan Biskuit Disalurkan untuk Korban Bencana di Sumatra

2026-01-13 23:09:03
4.000 Karton Wafer dan Biskuit Disalurkan untuk Korban Bencana di Sumatra
JAKARTA, — PT Kaldu Sari Nabati Indonesia menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak bencana alam di sejumlah wilayah Sumatra melalui inisiatif Nabati Peduli Sesama.Perseroan mengirimkan lebih dari 4.000 karton makanan siap saji, terdiri dari produk Nabati Wafer dan Nextar Chocolate Pie, untuk memenuhi kebutuhan pangan darurat warga.Bantuan diserahkan langsung kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Posko Bantuan Bencana Sumatra di Masjid Jami’ Sirotur Nur, Komplek Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.Baca juga: Soroti Bencana di Sumatera, DPR Minta Menkeu Tak Pangkas Anggaran KebencanaanDok. ANTARA/Prisca Triferna Seorang anak bermain di pinggir Sungai Batang Kuranji yang mengalami pelebaran setelah banjir bandang dan longsor di Kota Padang, Sumatera Barat, Selasa (9122025).Dari posko tersebut, BNPB akan mendistribusikan bantuan ke wilayah terdampak menggunakan jalur udara, terutama menuju permukiman dan lokasi pengungsian yang terisolasi.Penyerahan bantuan dilakukan oleh Corporate Communication Manager Nabati Chandrataruna, kepada Direktur Pengembangan Strategi Penanggulangan Bencana BNPB Nadhirah Seha Nur.“Nabati senantiasa berkomitmen untuk hadir di tengah-tengah masyarakat yang mengalami bencana alam, termasuk di Aceh, Sumatra Utara, hingga Sumatra Barat. Melalui inisiatif Nabati Peduli Sesama, kami memberikan bantuan kemanusiaan kepada mereka yang sangat mengalami dampak yang signifikan, khususnya untuk makanan siap saji seperti wafer dan biskuit,” ujar Chandrataruna dalam siaran pers, Kamis .Ia menambahkan bahwa penyaluran dilakukan melalui BNPB karena lembaga tersebut memahami kondisi lapangan dan kebutuhan warga terdampak bencana di Sumatera.Baca juga: Imbas Banjir Sumatera, Mentan Sebut 11.000 Hektar Sawah Gagal Panen“Kami memilih BNPB sebagai mitra lembaga resmi dari Pemerintah yang benar-benar memahami kondisi, situasi, serta kebutuhan warga setempat yang terdampak. Dengan cara ini, kami percaya bantuan kemanusiaan ini dapat disalurkan secara cepat dan tepat,” ujarnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Perubahan Anggaran Dasar dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap ketentuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (UU BUMN). Salah satu implikasi penting dari penyesuaian tersebut adalah perubahan nama perseroan, dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk menjadi PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.Sementara itu, pelimpahan kewenangan persetujuan RKAP 2026 dan RJPP 2026-2030 kepada Dewan Komisaris dijalankan dengan tetap mengedepankan mitigasi risiko serta prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan seluruh keputusan RUPSLB merupakan bagian dari konsolidasi tata kelola perseroan agar semakin adaptif terhadap regulasi dan tantangan bisnis ke depan.Baca juga: Dana Rp 2,5 Miliar Digelontorkan, PGN Percepat Bantuan Banjir Aceh–Sumut“Penyesuaian yang disetujui pemegang saham bertujuan memastikan keselarasan anggaran dasar Perseroan dengan ketentuan regulasi yang berlaku, sekaligus memperkuat kejelasan peran, mekanisme pengambilan keputusan, dan akuntabilitas pengelolaan perusahaan secara berkelanjutan,” ujar Fajriyah.PGN menilai, langkah strategis yang diputuskan dalam RUPSLB ini mencerminkan komitmen kuat perusahaan dalam menjaga kepastian regulasi, memperkokoh struktur tata kelola, serta memastikan keberlanjutan kinerja jangka panjang. Upaya tersebut sejalan dengan mandat PGN sebagai subholding gas di bawah PT Pertamina (Persero), khususnya dalam mendukung ketahanan dan transisi energi nasional.

| 2026-01-13 20:51