PMI Asal Ponorogo Dina Martiana Menjadi Korban Kebakaran Apartemen Wang Fuk Court, Dua PMI Lain Belum Bisa Dihubungi

2026-01-12 08:00:58
PMI Asal Ponorogo Dina Martiana Menjadi Korban Kebakaran Apartemen Wang Fuk Court, Dua PMI Lain Belum Bisa Dihubungi
PONOROGO, – Dina Martiana, Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Tajug, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dipastikan menjadi korban meninggal dunia dalam kejadian kebakaran di kompleks apartemen Wang Fuk Court, Distrik Tai Po, wilayah utara Hong Kong.Perangkat Desa Tajug, Tohirin, mengatakan pemerintah desa menerima informasi resmi bahwa salah satu korban dalam tragedi tersebut adalah warga Desa Tajug pada Sabtu malam .“Kemarin sudah ada kejelasan bahwa Dina Martiana menjadi korban meninggal dunia karena kebakaran di Hong Kong. Dina Martiana, putra Pak Samut, menjadi salah satu korban tragedi di Hong Kong,” dia ditemui di rumah duka Minggu .Baca juga: Dua PMI Asal Ponorogo Diduga Terdampak Kebakaran Hong Kong, Jejaknya Belum DitemukanTohirin menambahkan, keluarga korban sepakat untuk memulangkan jenazah Dina Martiana ke Indonesia.Rencananya korban akan dimakamkan di pemakaman desa setempat.“Dimakamkan di Desa Tajug, Makam Dukuh Sukun, Bendungan Barat. Pemulangan tidak ada kendala, kemungkinan Rabu sudah sampai Indonesia,” imbuhnya.Di rumah Dina Martiana di Desa Tajug, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, para pelayat terus berdatangan menyampaikan duka cita.Dina Martiana, yang di beberapa unggahan media sosial disebut sebagai Mardiana, dilaporkan hilang kontak sejak kebakaran menghanguskan dua blok perumahan bertingkat di kompleks delapan menara Wang Fuk Court.Dua PMI Asal Ponorogo Belum Bisa DihubungiSelain kabar duka atas meninggalnya Dina Martiana, dua PMI asal Ponorogo lainnya dikabarkan belum dapat dihubungi pasca-kebakaran tersebut. Informasi ini disebarkan melalui akun Instagram @ponorogoofficial.id yang mengutip laporan dari grup PMI Hong Kong.“Sampai saat ini belum bisa dihubungi pasca kebakaran di Tai Po. Semoga segera bisa dihubungi dan dalam keadaan sehat, Aamiin,” tulis admin akun tersebut.Kabid Tenaga Kerja dan Transmigrasi Disnaker Ponorogo, Muhrodhi, menyatakan bahwa dua nama yang disebut — Mardiana dan Yasmiati — memang dilaporkan, namun tidak terdata di sistem Siapkerja.“Di sistem kami tidak terdata. Aplikasi Siapkerja mulai digunakan tahun 2019, jadi bisa saja keduanya berangkat sebelum 2019 sehingga tidak ada datanya,” katanya.Muhrodhi menambahkan, berdasarkan data CPMI tahun 2024, terdapat 1.767 CPMI Ponorogo yang bekerja di Hong Kong dari total 4.147 PMI.Sementara untuk tahun 2025 hingga 31 Oktober, terdapat 1.391 PMI yang berangkat ke Hong Kong dari total 3.409 pendaftar melalui Disnaker.Ia mengaku Disnaker Ponorogo sudah berkoordinasi dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hong Kong.“KJRI belum mengeluarkan data resmi korban, kami hanya menerima pernyataan duka cita dari KJRI,” tutupnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-01-12 06:46