Formula 4 Digelar di Indonesia pada 2026, Gerbang Awal Menuju F1

2026-01-13 06:11:52
Formula 4 Digelar di Indonesia pada 2026, Gerbang Awal Menuju F1
- Formula 4 resmi hadir di Indonesia. Ajang balap single-seater ini berstandar internasional ini diharapkan bisa mencetak generasi baru pebalap profesional Indonesia.Pergelaran Formula 4 alias F4 di Indonesia bakal mengusung tema “Make World-Class Motorsport Accessible at Home, Not Abroad.Ajang F4 merupakan gerbang awal menuju pergelaran balap F3, F2 hingga Formula 1.Keberadaan ajang kelas dunia seperti Formula 4 diharapkan bisa menggairahkan ekosistem balap di Tanah Air.Ajang ini bakal memungkinkan para pebalap, tim, mekanik, dan engineer lokal untuk berkembang dan menempa diri tanpa harus berkompetisi atau berlatih di luar negeri.Baca juga: Klasemen Akhir F1 2025: Lando Norris Juara, Patahkan Dominasi VerstappenSehingga, nantinya Formula 4 bisa membidani kelahiran juara dunia masa depan serta ahli industri motorsport dari Indonesia.“Untuk pertama kalinya, individu maupun tim dapat merasakan mobil F4 Gen2 ini langsung di Indonesia," ujar CEO Formula 4 Indonesia, Michael Indradjaja, dalam keterangan tertulis."Program ini pun terbuka untuk pebalap muda yang ingin memulai karier profesional, individu yang ingin merasakan thrill balap formula sesungguhnya, serta tim-tim balap nasional yang ingin masuk ke kategori single-seater.""Harapannya, langkah ini bisa membuka akses lebih luas bagi berbagai kalangan yang ingin terlibat di industri balap nasional,” ujar Michael Indradjaja menambahkan.Formula 4 Indonesia resmi diluncurkan pada 13 Desember 2025. Event terbagi dalam tiga tahapan, yakni pendaftaran, test pre-season dan balapan perdana.Baca juga: Kata Qarrar Firhand Usai Tes Perdana dengan Mobil Formula 4Adapun balapan F4 Indonesia akan digelar pada musim 2026 dengan minimum 2 putaran di Mandalika.F4 Indonesia yang merupakan buah kolaborasi antara InJourney dengan MGPA (Mandalika Grand Prix Association), bersama mitra teknis dan operasional seperti Ligier, Dplus Auto Collection, dan Kart.inc ini, lalu akan lanjut pada musim 2027.Musim 2027 direncanakan memuat 4 putaran per musim, yang terdiri dari 1 sesi Qualifying dan 3 sesi Balap dengan Starting Grid yang berbeda-beda.,Ini merupakan format balap baru di ajang balap nasional, yang terbagi dalam dua kategori yakni kelas Pro dan Amatir.Ajang F4 Indonesia akan menggunakan kendaraan produksi pabrikan asal Prancis, Ligier JS F4 yang berstandar keselamatan FIA terbaru.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Bersamaan dengan hal tersebut, pemateri sekaligus psikolog, Muslimah Hanif mengatakan, hasil dari rapid asesmen yang dilakukan menunjukkan lebih dari 50 persen peserta menunjukkan emosi cenderung sedih.Ada sebagian dari mereka menunjukkan hasil emosi senang karena dapat bermain dan berjumla dengan teman-temannya.Hasil lain juga didapat dari wawancara informal dengan kepala sekolah dan guru. Sebagian besar dari mereka masih merasa cemas dan memerlukan bantuan untuk mengurangi rasa khawatir terkait dengan kondisi cuaca yang masih tidak menentu serta dampak dari bencana yang terjadi, ujar Muslimah.Selanjutnya, Kemendikdasmen juga akan melakukan pendampingan psikososial di beberapa titik lokasi bencana. Dengan harapan, warga satuan pendidikan terdampak bencana tetap semangat dan terbangun rasa senang dalam proses pembelajaran.DOK. KEMENDIKDASMEN Mendikdasmen Abdul Mu?ti saat mengajak siswa menyanyi bersama di tenda darurat Dusun Suka Ramai, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara .Pemulihan psikologis murid menjadi langkah penting sebelum proses belajar-mengajar dimulai kembali. Tanpa penanganan tepat, trauma ini dapat berkembang menjadi gangguan jiwa serius di kemudian hari dan menghambat potensi anak-anak dalam jangka panjang.Anak-anak dan remaja adalah kelompok sangat rentan terhadap trauma pascabencana. Mengalami banjir, kehilangan rumah, harta benda, atau bahkan orang yang dicintai dapat memicu gangguan kesehatan mental.Baca juga: Kementrans Monitoring Kawasan Transmigrasi Terdampak Banjir SumateraPenting juga untuk diingat bahwa guru juga menjadi korban dan mengalami trauma. Guru yang lelah secara emosional atau mengalami trauma sendiri tidak akan siap untuk mengajar secara efektif, yang pada akhirnya memengaruhi siswa.Dukungan tepat dan berkelanjutan sangat penting agar anak-anak dapat memproses trauma yang mereka alami, bangkit kembali, dan melanjutkan tugas perkembangan mereka dengan baik.

| 2026-01-13 05:56