Waskita Karya (WSKT) Jual Tol Cimanggis-Cibitung Rp 3,28 Triliun ke Bakrie Toll

2026-01-12 04:19:15
Waskita Karya (WSKT) Jual Tol Cimanggis-Cibitung Rp 3,28 Triliun ke Bakrie Toll
JAKARTA, - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) melalui anak usahanya, PT Waskita Toll Road (WTR), telah merampungkan divestasi ruas Tol Cimanggis-Cibitung yang dikelola PT Cimanggis Cibitung Tollways (CCT) kepada PT Bakrie Toll Indonesia.Aksi korporasi tersebut diselesaikan pada 28 November 2025 dengan nilai transaksi mencapai Rp 3,28 triliun. Nilai itu termasuk pelepasan 35 persen saham CCT milik WTR kepada Bakrie Toll Indonesia. Penyelesaian divestasi ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Saham (SPA).“Kami bersyukur rangkaian aksi korporasi, termasuk proses pelepasan saham atau divestasi CCT, berjalan lancar dan sudah selesai. Langkah ini sebagai wujud komitmen perusahaan terhadap kreditur dan pemenuhan Master Restructuring Agreement (MRA) yang telah efektif sejak Oktober 2024,” ujar Direktur Utama Waskita Karya, Muhammad Hanugroho, dalam keterangan pers, Jumat .Baca juga: Tarif Tol Diskon 20 Persen saat Libur Nataru 2025/2026, Berlaku di 26 RuasMenurutnya, divestasi jalan tol bagian penting dari strategi restrukturisasi dan transformasi bisnis Waskita Karya. Aksi ini diharapkan memperkuat penyehatan keuangan, serta memenuhi kebutuhan pendanaan strategis perusahaan.“Waskita Karya akan terus menjaga stabilitas keuangan dan melakukan divestasi jalan tol. Perseroan juga fokus mengembalikan core business sebagai perusahaan konstruksi yang membangun gedung, infrastruktur air, jalan, dan jembatan,” paparnya.Dana hasil divestasi akan digunakan untuk memenuhi kewajiban kepada kreditur, memperkuat likuiditas, serta mendukung arus kas operasional perusahaan. Dengan begitu, Waskita dapat menata kembali portofolio dan menjaga nilai aset.Sebelumnya, komposisi saham Tol Cimanggis–Cibitung dimiliki oleh PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) sebesar 55 persen, PT Bakrie Toll Indonesia 10 persen, dan WTR sebesar 35 persen.Perseroan juga terus melakukan divestasi jalan tol lainnya sebagai bagian dari strategi penguatan keuangan perusahaan. Pada 2024, Waskita Karya juga telah mendivestasikan 25 persen saham PT Trans Jabar Tol (TJT) kepada PT SMI.Baca juga: Kementerian PU Targetkan Aturan Turunan untuk SPM Jalan Tol Rampung Desember 2025Dalam satu dekade terakhir, Waskita Karya melalui WTR telah berinvestasi pada 18 ruas jalan tol, mencakup Tol Trans Jawa dan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Dari jumlah tersebut, sembilan ruas telah dijual sejak 2019.Secara keseluruhan, Waskita berkontribusi pada lebih dari 1.000 kilometer dari total 3.000 kilometer jalan tol yang beroperasi di Indonesia.Hanugroho menekankan, proyek jalan tol memiliki multiplier effect yang luas bagi masyarakat. Selain meningkatkan konektivitas antardaerah, keberadaan tol juga membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru dan menciptakan lapangan kerja.


(prf/ega)