Terkait Kematian Dosen Untag Semarang, AKBP Basuki Segera Disidang Etik

2026-01-13 01:36:27
Terkait Kematian Dosen Untag Semarang, AKBP Basuki Segera Disidang Etik
SEMARANG, – AKBP Basuki akan segera menjalani sidang etik terkait kasus kematian Dwinanda Linchia Levi (35), dosen muda Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang, yang hingga kini masih menyisakan banyak misteri.Kematian Levi menjadi sorotan publik setelah ditemukan adanya keberadaan AKBP Basuki di kamar korban saat insiden terjadi.Levi merupakan dosen Fakultas Hukum Untag Semarang yang dikenal aktif dan berprestasi.Baca juga: Terungkap Satu Jenis Obat yang Ditemukan di Penginapan Dosen Untag yang Meninggal di SemarangKabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, memastikan bahwa proses etik terhadap AKBP Basuki sedang dipersiapkan."Akan segera dilaksanakan (sidang etik)," kata Artanto, Kamis .Meski demikian, Artanto belum dapat memastikan tanggal pasti pelaksanaan sidang."Ya, berapa hari lagi sudah dilaksanakan," ujarnya, sembari menyebut bahwa pihaknya masih berkoordinasi dengan Propam Polda Jawa Tengah untuk menentukan jadwal resmi.AKBP Basuki sebelumnya menjabat sebagai Kepala Subdirektorat Pengendalian Massa (Dalmas) Direktorat Samapta Polda Jawa Tengah. Namun, jabatannya dicopot pada 21 November 2025."Dimutasi menjadi Pamen Yanma Polda Jawa Tengah dalam rangka pemeriksaan," ujar Artanto.Ia menegaskan bahwa pencopotan jabatan tersebut dilakukan untuk memperlancar proses penyidikan."Diharapkan dengan penempatan khusus dan penempatan jabatan ini akan mempercepat proses penyidikan tersebut," kata Artanto.Hingga kini, belum ada keterangan lengkap dari penyidik terkait hubungan personal antara Levi dan AKBP Basuki. Namun polisi menyebut keduanya telah menjalin hubungan intens sejak 2020.Bahkan, korban dan AKBP Basuki dilaporkan tercatat dalam satu kartu keluarga (KK), sementara Basuki sendiri berstatus masih berkeluarga.


(prf/ega)