TANGERANG SELATAN, - Sehari setelah banjir imbas longsoran sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang, Serpong, merendam permukiman warga, kondisi di lokasi masih dipenuhi lumpur.Lumpur setebal sekitar satu sentimeter itu menyelimuti bagian belakang rumah Kristianto (45), warga yang juga memiliki pabrik tempe di kawasan tersebut.Bersama keluarganya, ia masih harus membenahi berbagai perabotan yang terendam banjir. Mereka mencuci pakaian hingga membersihkan barang-barang rumah tangga.Baca juga: Pabrik Tempe Tahu di Tangsel Terendam Banjir, Diduga akibat Sampah TPA Cipeucang LongsorSejumlah perabotan seperti lemari, pakaian, hingga sepeda motor dijemur di halaman rumah.Aroma sampah bercampur lumpur masih menyengat di udara, mengingatkan warga pada derasnya arus banjir selama dua hari berturut-turut, sejak Selasa dan Rabu ."Sempat surut hari Selasa, saya langsung beres-beres karena parah banget, (banjir) sepinggang. Tapi besokannya banjir susulan lagi, sekitar lutut," ujar Kristianto saat ditemui Kompas.com di lokasi, Kamis .Menurut dia, banjir kali ini merupakan yang terparah. Dalam tiga minggu terakhir, air sungai bercampur lindi sudah empat kali merendam rumah dan pabriknya."Sudah empat kali banjir. Minggu ini saja sudah dua kali, yang paling parah hari Selasa, sepinggang," kata dia.Kristianto menilai, banjir bukan semata-mata akibat hujan.Longsoran sampah di TPA Cipeucang menutup aliran anak Sungai Cisadane sehingga terjadi penyempitan, lalu meluap ke pemukiman.Baca juga: Warga Cipeucang Diterjang Banjir akibat Sampah Longsor: Sudah Lapor, Cuma Bilang Sabar"Setiap hari saya minta supaya sampah itu diberesin biar airnya enggak meluap," ujar dia."Sekarang sih ditanggapi karena sudah kejadian, tapi sebelumnya mah boro-boro," lanjut dia.Kondisi serupa juga dialami Deni (53), warga lain yang tinggal di kawasan Cipeucang.Rumah semi permanennya yang ia bangun dari hasil memulung rusak parah akibat banjir dua hari berturut-turut itu.Bangunan dari kayu, papan, bambu, dan sejumlah potongan baliho tampak hancur. Perabotan rumahnya juga hilang terbawa arus banjir pada Selasa lalu.
(prf/ega)
TPA Cipeucang Banjir dan Longsor, Warga Masih Bergelut dengan Lumpur
2026-01-11 15:03:54
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 15:17
| 2026-01-11 14:09
| 2026-01-11 13:45
| 2026-01-11 12:54










































