SURABAYA, - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur memasang Early Warning System (EWS) atau sistem peringatan dini bencana banjir dan longsor di enam daerah rawan.Pemasangan ini bagian dari Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dalam menghadapi cuaca ekstrem yang diprakirakan terjadi di akhir tahun.Ada enam daerah yang rawan bencana banjir dan tanah longsor di Jawa Timur.Baca juga: BPBD: 21 Rumah Diterjang Banjir dari Luapan Sungai di Situbondo JatimYakni, Kabupaten Bojonegoro (EWS Banjir), Kabupaten Jombang (EWS Longsor), Ponorogo (EWS Banjir), Trenggalek (EWS Longsor), Kabupaten Probolinggo (EWS Longsor) dan Kota Mojokerto (EWS Banjir).Kepala Pelaksana BPBD Jatim Gatot Soebroto mengungkapkan, pemasangan EWS di enam daerah ini melengkapi puluhan EWS yang telah dipasang BPBD Jatim pada tahun-tahun sebelumnya."Saat ini, kami telah memiliki board yang bisa memantau perkembangan EWS secara real time di sejumlah daerah,” kata Gatot Soebroto, Senin .Baca juga: Toyota Fortuner Terjun ke Jurang di Jalur Bromo Jatim, 1 Orang TewasPemasangan EWS itu akan membantu BPBD Jatim dalam melakukan pemantauan di enam daerah rawan bencana melalui sistem yang terdeteksi.“Dengan board itu, kami bisa mengetahui potensi ancaman bencana di sejumlah daerah secara real time melalui sinyal yang muncul dari EWS," ucapnya.Sementara, Ketua Tim Pencegahan BPBD Jatim Dadang Iqwandy mengatakan, pemasangan EWS baru di enam titik menambah jumlah sistem peringatan bahaya di Jatim.Setidaknya, Jatim memiliki EWS sebanyak 44 unit meliputi, 20 EWS banjir dan 24 EWS longsor. Selain itu, sistem peringatan dini yang dipasang BPBD Jatim berupa 17 sirene tsunami.Alat tersebut terpasang menyebar ke seluruh daerah mulai dari wilayah Selatan Jatim, seperti, Banyuwangi, Jember, hingga Pacitan. Lalu kawasan Tapal kuda, seperti, Pasuruan dan Probolinggo."Ada beberapa daerah yang belum terpasang. Tapi, telah dipasang secara mandiri oleh BPBD kabupaten atau kota," tutupnya.
(prf/ega)
Antisipasi Banjir dan Longsor, BPBD Jatim Pasang EWS Baru di Enam Daerah
2026-01-12 04:49:37
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:32
| 2026-01-12 04:58
| 2026-01-12 03:11
| 2026-01-12 03:02










































