JAKARTA, - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta seluruh petugas meningkatkan kewaspadaan selama periode arus mudik Natal dan Tahun Baru 2025, khususnya di titik-titik dengan kepadatan penumpang tinggi seperti Stasiun Pasar Senen, Jakarta.Hal itu disampaikan Sigit usai meninjau langsung situasi arus mudik di Stasiun Pasar Senen bersama Menteri Perhubungan dan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Selasa .“Saya kira saya pesan, karena memang traffic-nya padat sekali, kemudian jumlah masyarakat juga sangat banyak, tentunya tolong seluruh petugas yang ada antisipasi," kata Kapolri, Selasa.Baca juga: Kapolri Pastikan Gereja di Tapanuli Sudah Bisa Laksanakan Ibadah Natal"Jangan sampai ada permasalahan-permasalahan kriminalitas dan petugas-petugas yang ada tolong waspada," tambahnya.Menurut dia, Stasiun Pasar Senen menjadi salah satu stasiun terpadat yang dipilih masyarakat sebagai alternatif utama untuk mudik pada libur Natal Tahun Baru.Berdasarkan hasil peninjauan, banyak pemudik memilih kereta api karena faktor kenyamanan dan ketepatan waktu.“Tadi kami sempat berbincang-bincang langsung kepada masyarakat, dan memang mereka rata-rata memilih kereta menjadi salah satu pilihan favorit. Karena memang ada beberapa kenyamanan yang mereka rasakan sehingga kemudian mereka bertahan. Antara lain tepat waktu," ujarnya.Baca juga: IPW: Perpol 10/2025 Kini Jadi Tanggung Jawab Pemerintah dan DPR, Bukan KapolriKemudian, lanjut Sigit, Stasiun Pasar Senen memiliki tempat bermain anak, tempat laktasi, hingga fasilitas kesehatan.Selain memastikan kenyamanan layanan, Kapolri juga menyoroti kesiapan PT KAI dan petugas gabungan dalam mengantisipasi potensi gangguan akibat cuaca ekstrem.Ia menyebutkan, berdasarkan laporan BMKG, terdapat potensi hujan dengan intensitas tinggi di sejumlah wilayah.“Saya tadi melihat bagaimana menghadapi situasi terkait dengan potensi hujan, karena ada ramalan BMKG tadi sudah dilaporkan. Mulai dari perbaikan jalur, dan kemudian juga penambahan wilayah jalur-jalur kereta yang mungkin perlu ada penambahan batu-batu dan sebagainya," jelasnya.Baca juga: Dukung Pemprov DKI, Kapolri Tak Beri Izin Kembang Api Tahun Baru 2026Sigit menambahkan, lebih dari 2.000 personel tambahan telah direkrut untuk memperkuat pengamanan dan kesiapsiagaan, terutama dalam menghadapi kemungkinan bencana alam.Ia menegaskan, kesiapan personel, peralatan, serta sarana dan prasarana harus benar-benar optimal agar respons terhadap gangguan di jalur kereta dapat dilakukan dengan cepat.“Saya kira kita hanya ingin memastikan bahwa manakala terjadi situasi yang personel-personel harus siap, khususnya apabila ada bencana. Baik peralatan, sarana-prasarana, personelnya, dan titik-titik terdekat semuanya kita harapkan betul-betul bisa respons cepat," ungkap dia.Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga mengungkapkan bahwa puncak peningkatan pembelian tiket kereta api diperkirakan terjadi pada 28 Desember 2025.Baca juga: Jelang Natal-Tahun Baru, Sopir Bus Cek Kesehatan di Terminal Tanjung Priok
(prf/ega)
Cek Stasiun Pasar Senen, Kapolri: Jangan Sampai Ada Kriminalitas
2026-01-12 06:02:51
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 06:21
| 2026-01-12 04:50
| 2026-01-12 04:49
| 2026-01-12 03:52
| 2026-01-12 03:45










































