Korporasi Raksasa Belgia Bidik IKN, Kawasan Diplomatik Jadi Prioritas

2026-01-12 05:52:01
Korporasi Raksasa Belgia Bidik IKN, Kawasan Diplomatik Jadi Prioritas
NUSANTARA, - Magnet Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai pusat gravitasi ekonomi baru di Asia Tenggara kian tak terbendung.Komitmen Indonesia untuk membangun kota hutan berkelanjutan atau sustainable forest city menarik perhatian serius dari Uni Eropa, khususnya Belgia.Baca juga: Tahukah Anda, Separuh Populasi IKN adalah Generasi Muda?Kunjungan diplomatik Duta Besar Belgia untuk Indonesia, Frank Leon L Felix, pada 15–16 Desember 2025, menjadi sinyal kuat bahwa korporasi asal "Negeri Cokelat" tersebut berpeluang besar menyuntikkan investasi dan teknologi mereka ke jantung Nusantara.Selama ini, narasi mengenai pembangunan IKN di media internasional sering kali dipenuhi spekulasi. Namun, kunjungan langsung Frank Felix mengubah perspektif tersebut secara drastis.Setelah meninjau langsung sejumlah proyek strategis, ia memberikan testimoni positif terhadap kecepatan pembangunan Indonesia."Sebelumnya kami banyak mendengar berbagai informasi dari media. Karena itu, kami ingin melihat langsung perkembangan pembangunan IKN. Ternyata, kami melihat progres pembangunan yang luar biasa," ungkap Frank Felix saat diterima di Kantor Balai Kota Otorita IKN.Baca juga: Tol IKN Dibuka Gratis saat Nataru, Otorita Siapkan Manajemen Lalu LintasBagi Belgia, IKN bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan sebuah laboratorium hidup untuk teknologi perkotaan masa depan, di mana perusahaan-perusahaan mereka yang unggul dalam bidang energi terbarukan, manajemen air, dan konstruksi hijau dapat berkontribusi.Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Otorita IKN, Aswin Grandiarto Sukahar, memaparkan bahwa saat ini Nusantara telah resmi menapaki tahap kedua pembangunan.Fase ini merupakan periode krusial karena menyangkut marwah negara, yakni pembangunan gedung-gedung tinggi lembaga negara."Pembangunan kawasan Legislatif (DPR/MPR) dan Yudikatif (Mahkamah Agung/Mahkamah Konstitusi) ditargetkan rampung pada akhir tahun 2027," ungkap Aswin.Baca juga: Hasil Sensus Penduduk, IKN Telah Dihuni 147.427 OrangKawasan khusus korps diplomatik asing akan ditempatkan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).Lokasinya sangat strategis, berada di sisi selatan dan berdekatan dengan area legislatif, menciptakan ekosistem pemerintahan yang terintegrasi dan aman.Kesiapan infrastruktur dasar di kawasan diplomatik ini menjadi poin penting bagi Belgia, yang juga tengah mempersiapkan transisi kedutaan mereka menuju operasional penuh IKN pada tahun 2028.Belgia dikenal memiliki korporasi global dengan keahlian khusus yang sangat relevan dengan visi IKN.Kunjungan ini membuka pintu bagi kolaborasi di beberapa sektor kunci seperti teknologi hijau dan smart city. Belgia adalah salah satu pemimpin di Eropa dalam solusi smart cityyang dapat membantu IKN mencapai target emisi nol bersih.Baca juga: IKN Didominasi Gen Z dan Milenial, Basuki Cari Investor Padel hingga BioskopKemudian, perusahaan konstruksi Belgia memiliki rekam jejak panjang dalam membangun infrastruktur publik yang estetik namun ramah lingkungan.Mengingat lokasinya sebagai pusat transit, keahlian Belgia dalam manajemen logistik pelabuhan dan transportasi pintar sangat dibutuhkan IKN."Otorita IKN memberikan kami banyak sudut pandang terkait bagaimana kita dapat saling bekerja sama. Kerja sama lintas negara sangat memungkinkan, terutama apabila perusahaan Belgia dapat mengambil bagian dalam pembangunan ini," pungkas Frank Felix.


(prf/ega)