PLN Klaim Listrik Kota Sibolga Menyala 100 Persen, 2 Desa di Tapanuli Belum Terjangkau

2026-01-12 17:47:44
PLN Klaim Listrik Kota Sibolga Menyala 100 Persen, 2 Desa di Tapanuli Belum Terjangkau
MEDAN, - Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengklaim saat ini sudah bisa mengalirkan listrik ke rumah-rumah warga di Sibolga secara 100 persen.Sementara di Tapanuli Tengah dan Tapanuli Utara, masih ada dua desa yang listriknya masih padam dan belum menyala. "Sebagian besar sudah menyala. Kota Sibolga 100 persen. Terus, Tapanuli Utara juga sudah, cuma ada beberapa desa yang belum terjangkau karena terisolir, kita belum bisa masuk," kata Humas PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara, Diki Nasution, Kamis .Baca juga: Warga Meragukan Data Suplai Listrik PLN Saat Bencana Banjir Aceh UtaraLebih lanjut Diki mengatakan kepada Kompas.com, sebenarnya jaringan 20 kv-nya sudah hidup atau jaringan distribusi sudah menyala.Namun jaringan tegangan rendah yang ke rumah belum bisa karena beberapa masih terkena longsor."Ke rumah-rumah itu kan sifatnya 220 volt, bukan yang 20 kv. Nah, jadi itulah kendala kita sekarang. Itu di beberapa desa di Kecamatan Parmonangan, Taput yang belum bisa dimasuki. Kecamatan Adian Koting semua sudah menyala," tutur Diki.Di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapteng, ada dua desa yang mengalami banjir dan longsor susulan.Baca juga: Polres Tapanuli Tengah Buka Jasa Servis Motor Gratis untuk Korban Banjir, Lokasi Ada di 3 BengkelPLN sebelumnya sudah memperbaiki tegangan rendah menuju ke rumah warga.Namun karena ada longsor susulan, perbaikan instalasi listrik masih terkendala dan membuat rumah-rumah warga masih padam. "Teman-teman di lapangan sudah berusaha dan sudah bisa mengaliri. Namun kita terkendala di sambungan ke rumah. Itu karena longsor susulan dan masih terendam banjir," ucap Diki.Dia menambahkan, ada Kecamatan di Kabupaten Tapanuli Tengah yang belum teraliri listrik, karena terisolasi. Namun ia belum merincikan desa-desa tersebut di mana saja.Baca juga: Hutanabolon Tapanuli Tengah Belum Teraliri Listrik, Warga: Kasihlah Kami Genset Mini SajaTetapi dia mengeklaim bahwa listrik sudah 99,6 persen menyala di daerah yang terdampak banjir dan longsor di Sumatera Utara.Sebelumnya diberitakan, warga Lorong IV, Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, mengeluhkan ketiadaan aliran listrik sejak banjir dan longsor pada Selasa .Kondisi tersebut semakin diperparah saat desa mereka kembali dilanda banjir susulan pada Minggu ."Kondisi di Hutanabolon masih sama seperti keadaan banjir pertama, termasuk jaringan komunikasi tidak bagus," kata salah seorang warga, Vero, kepada Kompas.com, Rabu setelah dihubungi pada Selasa .Namun, hingga saat ini Hutanabolon belum teraliri listrik,  warga juga membutuhkan listrik untuk bertahan pascabencana."Kalau bantuan sembako sudah ada dari pemerintah, cuma kami butuh penerangan saja, khusus kami yang ada di ujung kampung. Kalau bisa kasih lah kami Genset mini aja," ujar Vero melalui pesan singkat.Sementara untuk berkomunikasi, sinyal sangat terbatas, berkirim pesan singkat harus menunggu tiga hingga empat jam.Kata Vero, saat ini ada 6 kepala keluarga yang tinggal Lingkungan 4, salah satu lokasi paling parah terdampak banjir dan longsor.


(prf/ega)

Berita Lainnya