PALANGKA RAYA, - Puluhan peserta Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dilarikan ke Rumah Sakit Betang Pambelum, Palangka Raya, Minggu .Para peserta diduga mengalami keracunan usai menyantap menu makanan kotakan yang dibagikan panitia kepada peserta paduan suara asal Palangka Raya pada Minggu pagi menjelang siang.Rusriendi (62), orangtua dari Julius Evan (31) yang menjadi salah satu pasien, mengatakan anaknya mulai merasakan mual hingga muntah-muntah saat menyantap makanan setelah ibadah Misa sekitar pukul 11.30 WIB di GOR Indoor Serbaguna, lokasi pelaksanaan Pesparani.“Semua peserta dari Kota Palangka Raya, termasuk anak saya ini, dia ikut nyanyi juga, jam setengah 11 kejadiannya, setelah itu dia mengalami muntah-muntah sampai delapan kali, sebelum akhirnya harus dirawat,” ujar Rusriendi di ruang IGD RS Betang Pambelum.Baca juga: Temuan Ulat hingga Keracunan MBG di Palangka Raya, BGN Siapkan SanksiRusriendi menyebut makanan yang seharusnya untuk sarapan justru dibagikan mendekati siang hari. Sejumlah peserta bahkan baru menyantapnya setelah selesai Misa.“Setelah itu dia muntah delapan kali, empat kali di rumah dan saat di sini dia muntah lagi empat kali, sehingga dia kekurangan cairan dan harus diinfus,” katanya.Ia bersyukur panitia sigap mengarahkan peserta yang mengalami gejala keracunan untuk dirujuk ke rumah sakit.Makanan kotakan yang dikonsumsi Julius Evan berisi nasi, ayam suwir, bihun, pisang, dan telur dadar.Orang tua peserta lain yang enggan disebutkan namanya menyampaikan bahwa anaknya mulai muntah-muntah dua jam setelah mengonsumsi makanan yang dibagikan panitia.“Anak saya makan jam 12, kurang lebih dua jam setelah itu mulai muntah-muntah,” ucapnya di RS Betang Pambelum.Baca juga: Tinjau Sekolah Rakyat Palangka Raya, Gubernur Kalteng: Sesuatu Tidak Ada yang Sempurna, yang Kurang Kita PerbaikiMakanan berupa nasi uduk itu dibagikan sekitar pukul 10.00 WIB sebelum kegiatan Misa. Peserta lain yang makan lebih awal juga lebih dulu mengalami gejala dan masuk rumah sakit.Ketua Panitia Pelaksana Pesparani Kalteng, Sutoyo, mendatangi langsung RS Betang Pambelum untuk melihat kondisi para peserta.Saat dikonfirmasi, ia belum dapat memberikan keterangan lengkap. Namun ia membenarkan bahwa hingga Minggu malam tercatat sudah 37 peserta harus mendapatkan perawatan.“Saya sudah dua jam ke sini, kenapa saya enggak mau statemen? Karena saya harus melihat dulu perkembangan mereka,” ujarnya.
(prf/ega)
Puluhan Peserta Pesparani Kalteng Dilarikan ke RS, Diduga Keracunan usai Santap Nasi Kotak
2026-01-12 12:44:45
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 12:00
| 2026-01-12 11:43
| 2026-01-12 10:53










































