Utang Kereta Cepat Diserahkan ke Danantara, KAI Tunggu Keputusan Pemerintah

2026-01-14 01:44:32
Utang Kereta Cepat Diserahkan ke Danantara, KAI Tunggu Keputusan Pemerintah
JAKARTA, – Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin menyatakan penyelesaian utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Woosh kini menjadi tanggung jawab BPI Danantara.“Kami sudah koordinasi dengan Danantara, sebagai holding dari KAI,” kata Bobby usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin .Bobby tidak menjelaskan detail koordinasi KAI dengan Danantara, tapi menegaskan persoalan tersebut tengah dibahas antara Danantara dan pemerintah.“Lagi dibicarakan antara Danantara dengan pemerintah juga tentunya,” ujarnya.Baca juga: FILONOMICS: Utang Whoosh Lunas 2085, Sabar 60 Tahun LagiBobby hadir di Istana bersamaan dengan mantan Direktur KAI periode 2009–2014 Ignasius Jonan dan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).AHY membenarkan rapat terbatas dengan Presiden Prabowo turut membahas polemik utang proyek Whoosh.“Kita pastikan, tadi Bapak Presiden menyampaikan bahwa terkait dengan kereta cepat Jakarta–Bandung, tentu negara, pemerintah akan hadir,” kata AHY.Proyek KCJB membebani keuangan sejumlah badan usaha milik negara (BUMN) yang tergabung dalam konsorsium PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).Baca juga: Menakar Konsekuensi jika Gagal Bayar Utang WhooshSejak dimulai pada 2016, biaya proyek tersebut mengalami pembengkakan atau cost overrun sebesar 1,2 miliar dolar AS atau sekitar Rp 18,02 triliun.Hasil audit gabungan Indonesia dan China mencatat total pembengkakan mencapai 7,27 miliar dolar AS atau setara Rp 108,14 triliun.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-01-14 02:25