Ponsel Redmi Berikutnya Punya Baterai Lebih "Bongsor" dari Biasanya?

2026-02-04 15:43:56
Ponsel Redmi Berikutnya Punya Baterai Lebih
– Vendor smartphone asal China, Xiaomi, dilaporkan tengah menyiapkan ponsel baru dengan baterai berkapasitas jumbo mencapai 9.000 mAh. Ponsel tersebut konon disiapkan untuk brand Redmi.Informasi ini muncul dari pembocor asal China, Digital Chat Station, yang kerap membagikan bocoran akurat soal perangkat-perangkat Xiaomi. Laporan tersebut diunggah di media sosial Weibo. Menurut laporan tersebut, selain memiliki baterai bongsor, ponsel terbaru Redmi ini juga akan didukung pengisian daya cepat (fast charging) 100 watt. Kecepatan pengisian daya yang besar ini tentunya dirancang untuk mengimbangi kapasitas baterai 9.000 mAh agar bisa terisi tanpa butuh waktu lama. Baca juga: Redmi Pad 2 Pro Resmi di Indonesia, Tablet Rp 4 Jutaan dengan Chip Snapdragon 7s Gen 4Sampai saat ini, masih sedikit ponsel yang mengusung baterai dengan kapasitas mencapai 9.000 mAh. Beberapa brand memang memiliki ponsel dengan baterai besar. Namun, ponsel tersebut biasanya memang dirancang untuk tujuan khusus.Contohnya Doogee yang merilis ponsel dengan baterai 10.000 mAh. Ponsel tersebut ditujukan untuk pengguna yang sering beraktivitas di luar seperti penjelajah. Sebagai perbandingan, ponsel Redmi dengan kapasitas baterai terbesar saat ini adalah Redmi K90 Pro Max, yang dibekali baterai 7.500 mAh. Sementara ponsel dengan baterai besar di pasar saat ini umumnya berkisar di angka 5.000 - 6.000 mAh.Tidak hanya itu, Xiaomi juga disebut turut mengembangkan prototipe ponsel dengan baterai 10.000 mAh.Beberapa sumber di China menduga perangkat ini merupakan Redmi Turbo 5, penerus dari seri Turbo sebelumnya. Namun, rumor tersebut masih simpang siur karena laporan lain menyebutkan Redmi Turbo 5 hanya akan membawa baterai 7.500 mAh.Baca juga: Xiaomi Redmi K90 Pro Max Resmi, HP Flagship dengan Speaker BoseBelum diketahui apakah ponsel dengan baterai besar ini akan dirilis secara global atau hanya di wilayah China.Berdasarkan tren sebelumnya, versi global dari ponsel Xiaomi atau Redmi sering kali hadir dengan kapasitas baterai yang lebih kecil dibanding versi China, terutama untuk model dengan baterai silikon-karbon, dirangkum KompasTekno dari Gizmochina.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Perubahan Anggaran Dasar dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap ketentuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (UU BUMN). Salah satu implikasi penting dari penyesuaian tersebut adalah perubahan nama perseroan, dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk menjadi PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.Sementara itu, pelimpahan kewenangan persetujuan RKAP 2026 dan RJPP 2026-2030 kepada Dewan Komisaris dijalankan dengan tetap mengedepankan mitigasi risiko serta prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan seluruh keputusan RUPSLB merupakan bagian dari konsolidasi tata kelola perseroan agar semakin adaptif terhadap regulasi dan tantangan bisnis ke depan.Baca juga: Dana Rp 2,5 Miliar Digelontorkan, PGN Percepat Bantuan Banjir Aceh–Sumut“Penyesuaian yang disetujui pemegang saham bertujuan memastikan keselarasan anggaran dasar Perseroan dengan ketentuan regulasi yang berlaku, sekaligus memperkuat kejelasan peran, mekanisme pengambilan keputusan, dan akuntabilitas pengelolaan perusahaan secara berkelanjutan,” ujar Fajriyah.PGN menilai, langkah strategis yang diputuskan dalam RUPSLB ini mencerminkan komitmen kuat perusahaan dalam menjaga kepastian regulasi, memperkokoh struktur tata kelola, serta memastikan keberlanjutan kinerja jangka panjang. Upaya tersebut sejalan dengan mandat PGN sebagai subholding gas di bawah PT Pertamina (Persero), khususnya dalam mendukung ketahanan dan transisi energi nasional.

| 2026-02-04 15:39