Tumpukan Kayu Pasca Banjir di Pantai Padang: Penyebabnya Masih Dicari, Sampel Telah Diambil

2026-01-13 13:10:27
Tumpukan Kayu Pasca Banjir di Pantai Padang: Penyebabnya Masih Dicari, Sampel Telah Diambil
Jakarta - Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Sumatra Barat, Hartono mengatakan, pihaknya menyelidiki asal-usul kayu yang menumpuk di sepanjang pantai Kota Padang pascabanjir bandang yang menerjang."Kami UPT bersama dengan tim PKH, penerbitan kawasan hutan, tim Mabes Polri, tim Polda, semuanya secara kolaborasi untuk bisa mendeteksi sebenarnya apakah terhadap kayu-kayu yang ada di sepanjang pantai ini, itu hasil illegal logging atau karena memang terbawa oleh arus banjir bandang yang terjadi," kata dia di Posko Penanggulangan Bencana Banjir Kementerian Kehutanan (Kemenhut) di Padang, Selasa .Hartono pun tidak ingin berspekulasi sebelum hasil pemeriksaan tuntas. Karenanya, tim gabungan telah dikerahkan untuk mengumpulkan sampel kayu guna uji forensik kehutanan.AdvertisementDia membeberkan, tim telah mengambil sampel kayu dari beberapa titik untuk dicocokkan dengan sumber tegakan di kawasan hulu. Proses ini dilakukan untuk memastikan jalur asal dan penyebab utama keberadaan kayu yang menumpuk di pesisir Kota Padang. "Kami juga melakukan kegiatan monitoring terkait dengan hulu daripada Palembayan dan Kota Padang," kata Hartono.Dia mengungkapkan, alasan pentingnya mengetahui material kayu yang berada di pantai Kota Padang tersebut."Apakah memang benar bahwa kayu-kayu yang ada di pantai, sepanjang pantai itu asal-usulnya dari hulu,” ungkap Hartono.Dia menuturkan, koordinasi lintas lembaga masih berlangsung guna mengurai sebab utama peristiwa banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Sumatera Barat, selain tingginya curah hujan."Prinsipnya sampai hari ini kami selalu berkoordinasi dengan tim PKH, dengan tim Mabes Polri, dengan tim Polda untuk bisa mengurai sebenarnya permasalahannya seperti apa, apa yang menyebabkan," kata Hartono.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-01-13 10:58