ACEH TAMIANG, – Korban banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, mengeluhkan kondisi air yang masih berlumpur dan berharap pemerintah dapat rutin menyuplai bantuan air bersih.Salah seorang korban banjir di Desa Alur Selamat, Kecamatan Sekerang, Kabupaten Aceh Tamiang, Devani (25), mengatakan banyak warga telah mencoba menggali sumur bor.Namun, air yang keluar dari sumur tersebut masih bercampur lumpur sehingga tidak layak digunakan.“Solusinya kami beli air kemasan Rp 30.000 air kemasan ukuran gelas, dan Rp 70.000 ukuran botol per kardus untuk air minum dan masak. Selebihnya tidak ada solusi lain,” kata Devani saat dihubungi, Senin .Baca juga: KLHK Kirim 8.000 Galon Air Mineral ke Aceh Tamiang dan Aceh UtaraIa berharap pemerintah maupun relawan dapat memberikan suplai air bersih yang mencukupi, sehingga warga bisa menggunakannya untuk kebutuhan mandi, cuci, dan kakus.“Selain itu, lumpur masih penuh di badan jalan, hampir di seluruh kecamatan ini. Kami belum bisa keluar rumah secara normal, karena di mana-mana masih penuh lumpur dan kayu,” terangnya.Untuk diketahui, banjir merendam 18 kabupaten/kota di Provinsi Aceh pada 26 November 2025.Kabupaten Aceh Tamiang menjadi salah satu daerah yang paling parah terdampak bencana tersebut.Puluhan orang dilaporkan meninggal dunia, sementara ratusan warga lainnya terpaksa mengungsi akibat banjir.
(prf/ega)
Korban Banjir Aceh Tamiang Keluhkan Sumur Berlumpur, Terpaksa Beli Air Kemasan untuk Masak
2026-01-10 09:50:55
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-10 09:49
| 2026-01-10 09:34
| 2026-01-10 08:06
| 2026-01-10 08:01
| 2026-01-10 07:52










































