Harga Cabai Naik, Amran Sebut Akibat Hujan dan Gangguan Distribusi

2026-01-11 22:31:41
Harga Cabai Naik, Amran Sebut Akibat Hujan dan Gangguan Distribusi
JAKARTA, - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengungkapkan penyebab kenaikan harga cabai di pasaran dalam beberapa waktu terakhir. Ia menjelaskan, kenaikan harga cabai tersebut dipicu oleh faktor cuaca dan terganggunya distribusi akibat intensitas hujan yang masih tinggi di sejumlah daerah.“Ini (harga cabai naik) mungkin karena sekarang kondisi distribusinya, karena hujan kan,” ujar Amran ditemui di Kemenko Pangan di Jakarta, Selasa .Baca juga: Inflasi Oktober 2025 Capai 0,28 Persen, Disumbang Emas Perhiasan dan Cabai MerahPIXABAY/ARTEM BELIAIKIN Ilustrasi cabai merah, cabai merah keriting. Harga cabai merah keriting naik di hampir semua wilayah Jakarta, kecuali Jakarta Selatan. Harga cabai merah keriting di Pasar Slipi sampai Rp 70 ribu per kg.Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS), sejumlah jenis cabai mengalami kenaikan harga. Harga cabai merah keriting naik menjadi Rp 54.900 per kilogram atau meningkat 4,17 persen, sedangkan cabai merah besar mencapai Rp 57.900 per kilogram atau naik 11,99 persen. Sementara itu, harga cabai rawit hijau juga naik menjadi Rp 36.750 per kilogram atau meningkat 2,94 persen.Adapun harga cabai rawit merah justru turun menjadi Rp 39.800 per kilogram atau turun 2,57 persen.Baca juga: Harga Ayam Ras hingga Cabai Naik, Mendag: Masih di Bawah HET, Tetap TerkendaliAmran memastikan pemerintah telah menyiapkan langkah jangka panjang untuk menjaga stabilitas harga melalui pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes/Kel). Kopdes Merah Putih, kata Amran, akan dilengkapi fasilitas cold storage guna menampung hasil panen saat produksi berlimpah dan menjaga pasokan saat musim paceklik.“Kita akan pantau, tetapi harga cabai sekarang berapa? Rp 50.000, tapi kan pernah Rp 3.000, pernah Rp 10.000. Ini solusi ke depan adalah kalau koperasi merah putih sudah jalan,” ujarnya.Amran menjelaskan, koperasi tersebut akan dilengkapi fasilitas cold storage yang berfungsi menyimpan hasil panen saat produksi melimpah dan mengeluarkannya kembali pada musim off season untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga.


(prf/ega)