- Timnas U22 Indonesia semula dijadwalkan melakoni dua laga uji coba melawan dua negara berbeda, yakni Bahrain dan Mali.Namun, rencana itu berubah setelah Bahrain memutuskan untuk tidak jadi bertanding.Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji menjelaskan bahwa pembatalan tersebut bukan dari pihak Indonesia, melainkan karena Bahrain memilih mengikuti turnamen lain.“Tadinya tuh ada dua. Satu Mali, dua Bahrain. Nah, dari dua negara ini Bahrain mengundurkan diri. Dikarenakan akan mengikuti turnamen di Kyrgyzstan. Sehingga Mali yang bisa. Tadinya awalnya tanggal 12, 15 dan 18,” ujar Sumardji, dilansir dari Kompas.com.Dengan mundurnya Bahrain, jadwal uji coba Timnas U22 Indonesia pun disesuaikan.“Itu uji cobanya. Tetapi dikarenakan Bahrain mundur, ya otomatis yang bisa Mali. Maka tanggal 12-nya kita lepas jadi 15 dan 18,” tambahnya.Baca juga: Duel Timnas U22 Indonesia Vs Mali Tergolong Tier 2, Apa Maksudnya?/Pratama Yudha Ketua Badan Tim Nasional, SumardjiSumardji menyebut Mali dipilih karena keterbatasan pilihan lawan dari kawasan Asia Tenggara.Menurutnya, negara-negara di kawasan itu merupakan calon pesaing di ajang SEA Games 2025 sehingga sulit diajak beruji coba.Baca juga: Harga Tiket Timnas U22 Indonesia Vs Mali: Paling Murah Rp 50.000“Ya jadi gini, kalau kita mencari lawan yang dari Asia Tenggara tidak mungkin. Karena kan lawan-lawan kita. Maka kemarin saya diskusi dengan coach Indra,” jelasnya.Dari hasil diskusi tersebut, Mali akhirnya ditetapkan menjadi lawan uji coba bagi skuad Garuda Muda.Dua laga uji coba Indonesia vs Mali dijadwalkan berlangsung pada 15 dan 18 November 2025 di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat.Pertandingan ini masuk dalam kalender FIFA Matchday, sekaligus menjadi bagian dari persiapan menuju SEA Games 2025 yang akan digelar pada 3–19 Desember 2025.Tim Mali dijadwalkan tiba di Indonesia pada 13 November 2025. Sementara itu, pelatih Indra Sjafri sudah memanggil 30 pemain untuk memperkuat tim.Baca juga: Keyakinan Mauro Zijlstra Jelang Timnas U22 Indonesia Vs Mali yang Diperkuat Pemain MUHal itu termasuk tiga pemain diaspora: Ivar Jenner (Jong Utrecht), Mauro Zijlstra (Volendam), dan Dion Markx (NEC Nijmegen).Dengan susunan tersebut, Timnas U22 Indonesia diharapkan dapat memanfaatkan laga kontra Mali sebagai ajang evaluasi sebelum turun di SEA Games 2025 bulan Desember nanti.
(prf/ega)
Alasan Timnas U22 Indonesia Batal Lawan Bahrain dan Hanya Ladeni Mali
2026-01-12 06:33:33
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 06:37
| 2026-01-12 05:39
| 2026-01-12 05:36
| 2026-01-12 04:42
| 2026-01-12 04:38










































