Ruang SD Negeri di Kepulauan Sumenep Ambruk, Disdik: Baru Bisa Diperbaiki Tahun Depan

2026-01-11 23:04:23
Ruang SD Negeri di Kepulauan Sumenep Ambruk, Disdik: Baru Bisa Diperbaiki Tahun Depan
SUMENEP, – Ruang kelas dan kantor guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pajenangger V di Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, ambruk.Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep memastikan perbaikan sekolah belum bisa dilakukan pada tahun ini.Baca juga: Ruang Kelas SD Negeri di Kangean Sumenep Ambruk, Kepsek Bingung Cari Lokasi SementaraKepala Bidang (Kabid) Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Sumenep, Andriansyah Ali Sochibi, menjelaskan, keterlambatan pembangunan terjadi karena status tanah sekolah yang lama bukan milik Pemkab.Fakta itu membuat penganggaran perbaikan tidak bisa dimasukkan dalam APBD perubahan tahun ini.“Dana dari APBD tahun ini sudah pasti tidak bisa,” kata Ardi kepada Kompas.com, Kamis .Andriansyah menegaskan, gedung baru akan dibangun di atas lahan hibah dari warga yang baru diserahkan tahun ini.Lahan tersebut kini sudah disiapkan sebagai lokasi pembangunan sarana dan prasarana sekolah yang direncanakan baru bisa ditempati pertangahan tahun 2026 mendatang.“Target pembangunan sarana dan bangunan sekolah yang baru itu baru bisa dilakukan tahun depan, mungkin Juni kita upayakan sudah bisa ditempati,” urai dia.Baca juga: 3 Tahun Rusak, Ruang Kelas dan Kantor SD di Kepulauan Sumenep Akhirnya AmbrukArdi menambahkan, jika ada peluang percepatan melalui intervensi anggaran tambahan, pihaknya akan mengupayakan agar pembangunan bisa dimulai lebih awal.“Kalau bisa diintervensi dengan anggaran APBN agar bisa lebih awal, tentu akan diupayakan,” tuturnya.Ardi menceritakan, sebelum ambruk, kondisi bangunan SDN Pajenangger V sudah rapuh dan sempat diantisipasi dua bulan sebelumnya.Namun, karena status lahan belum sah milik pemerintah, perbaikan tidak dapat dilakukan lebih cepat.Untuk sementara, proses belajar mengajar siswa tidak dihentikan.Dinas Pendidikan telah berkoordinasi dengan pihak sekolah agar siswa dapat menumpang belajar di madrasah terdekat.“Kami sudah berkoordinasi, dan pihak sekolah akan berkoordinasi dengan MTs di dekat sana untuk meminjam ruang kelas sementara,” jelas dia.Baca juga: Terungkap, Penderita TBC di Sumenep Masih Enggan Disiplin Minum Obat, Dinkes: Itu Lebih Bahaya


(prf/ega)