JAKARTA, – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan, jumlah korban meninggal dunia akibat banjir dan longsor di Sumatera Barat kembali bertambah menjadi 129 orang pada hingga Minggu .“Korban jiwa 129, hilang 118, 16 luka-luka ya,” kata Kepala BNPB Suharyanto dalam konferensi pers, Minggu.Penambahan itu dipengaruhi oleh operasi pencarian dan pertolongan yang terus dilakukan.Baca juga: Update Banjir-Longsor di Aceh: 96 Orang Meninggal, Sejumlah Daerah Masih TerisolasiSuharyanto menjelaskan, Kabupaten Agam menjadi wilayah dengan jumlah korban meninggal dan hilang terbanyak.“Agam ini relatif bertambah banyak laporan korban karena yang hilang waktu itu kemarin banyak ya, sehingga tambah yang meninggal jadi 87, yang 76 masih hilang,” ungkap Suharyanto.Meski begitu, dia menyebut situasi di Sumatera Barat berangsur membaik dibandingkan wilayah lain di Sumatera yang terdampak bencana, yakni Aceh dan Sumatera Utara.Baca juga: Update Korban Banjir-Longsor di Sumut: 217 Meninggal, 209 Hilang“Jadi Sumatera Barat itu dibandingkan Sumatera Utara dan Aceh, sekarang sudah lebih pulih, sudah lebih pulih di hari ketiga ini. Apalagi sekarang sudah tidak ada hujan ya. OMC dilaksanakan terus-menerus di situ,” kata Suharyanto.Sementara itu, BNPB mencatat sekitar 77.988 warga mengungsi selama bencana berlangsung.Namun, sebagian di antaranya kini mulai kembali ke rumah untuk membersihkan lingkungan sekitar saat siang hari.Baca juga: Jumlah Korban Banjir dan Longsor di Sumbar Jadi 129 Meninggal, 86 Hilang“Ini rata-rata juga sudah pada kembali ke rumahnya untuk membersihkan rumah masing-masing. Siang begitu, nanti malam kadang-kadang mereka datang lagi untuk bermalam di titik-titik pengungsian,” kata Suharyanto.Adapun saat ini terdapat kabupaten/kota terdampak yang masih menjadi perhatian utama, yakni Agam, Solok, dan Pesisir Selatan.Daerah tersebut menghadapi kerusakan infrastruktur seperti jembatan putus dan jalan rusak.“Yang masih menjadi perhatian utama adalah yang di Agam, kemudian di Solok, dan di Pesisir Selatan untuk bencananya,” tutur dia.Baca juga: Pemerintah Minta Pengertian, Banyak Kendala Tangani Bencana di SumateraSuharyanto melanjutkan, jalur nasional yang menghubungkan Kota Padang Panjang dan Sicincin masih terputus.Sejumlah jalur provinsi juga masih terganggu, tetapi secara umum akses darat masih dapat dilalui untuk distribusi bantuan.“Logistik di 8 kabupaten ini sudah didistribusikan, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Tanah Datar, Kota Solok, Bukittinggi, Kota Padang, Kota Pariaman, dan Agam,” kata dia.Baca juga: Pemerintah Percepat Pemulihan Listrik, BBM, dan Akses Darat di SumateraDiberitakan sebelumnya, BNPB melaporkan 303 warga meninggal dunia akibat banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, hingga Sabtu .Sumatera Utara menjadi daerah dengan jumlah korban meninggal terbanyak, yakni 166 jiwa, diikuti Sumatera Barat (90), dan Aceh (47).Pemerintah memperkirakan jumlah korban dan pengungsi masih dapat bertambah seiring pendataan lanjutan serta upaya penyelamatan yang terus berlangsung.
(prf/ega)
Update Banjir-Longsor di Sumbar: 129 Orang Meninggal, Situasi Mulai Pulih
2026-01-11 03:48:13
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 04:19
| 2026-01-11 03:51
| 2026-01-11 02:58
| 2026-01-11 02:03
| 2026-01-11 01:53










































